Thursday, February 22, 2024
HomeDomestikTiga Pakaian yang Dilarang Digunakan Penumpang Pesawat, Nomor Tiga Kebangetan

Tiga Pakaian yang Dilarang Digunakan Penumpang Pesawat, Nomor Tiga Kebangetan

Kebanyakan penumpang pesawat berpikir bahwa maskapai tak mengatur ketat pakaian yang dikenakan. Itu memang salah namun tidak sepenuhnya benar. Terdapat beberapa pakaian yang dilarang digunakan penumpang. Pakaian apakah itu?

Baca juga: Pakaian Apa yang Selazimnya Dikenakan Penumpang Pesawat?

Menurut mantan pramugari yang berpengalaman selama 22 tahun di dunia penerbangan, pakaian pertama yang dilarang dikenakan penumpang pesawat adalah piyama. Tak disebutkan secara pasti kenapa piyama dilarang maskapai. Tetapi, besar kemungkinan terkait masalah kesopanan dan kepatutan.

Hanya saja, Susan menggarisbawahi bahwa penumpang bisa saja mengenakan piyama selama itu bukan milik pribadi alias diberikan oleh maskapai. Dalam penerbangan panjang sekitar 12 jam, terlebih penerbangan lintas benua pada malam hari, beberapa maskapai menyediakan piyama kepada penumpang untuk membuatnya lebih nyaman beristirahat.

Kedua, pakaian yang tidak boleh dikenakan penumpang pesawat adalah pakaian yang terlalu harum. Sebetulnya bukan pakaiannya tetapi parfumnya yang menjadi persoalan.

Memakai parfum dengan aroma yang terlalu kuat dapat menyebar ke seluruh kabin dan membuat beberapa penumpang yang sensitif terganggu. Hal ini bukan tidak pernah terjadi. Tahun lalu, seorang penumpang wanita salah satu maskapai kena semprot seisi pesawat lantaran memakai parfum terlalu banyak dan beraroma kuat saat di pesawat.

Ketiga adalah pakaian renang. Bagi penumpang rute perkotaan, mungkin terdengar aneh mengenakan pakaian renang. Bisa dibilang mustahil. Tetapi, di beberapa maskapai terlebh rute-rute destinasi wisata favorit seperti Hawaii, tak sedikit penumpang yang berani mengenakan pakaian itu.

Terbukti, saking seringnya penumpang pesawat yang mengenakan pakaian renang, maskapai, dalam hal ini Hawaiian Airlines memasukkan larangan mengenakan pakaian renang dalam list pakaian terlarang maskapai. “Pakaian renang tidak dapat diterima,” tulis maskapai di situs webnya.

Menurut pakar penerbangan Christine Negroni, di luar tiga itu, ada pakaian yang tidak dilarang tetapi sebaiknya dihindari penumpang. Pakaian itu adalah legging atau berbahan artificial fibres atau semacam karet. Kenapa demikian?

Lebih lanjut, menurut Negroni, meski menyandang status sebagai moda transportasi paling aman di dunia, bukan tidak mungkin terjadi keadaan darurat pada pesawat, termasuk kebakaran. Saat terjadi kebakaran, pakaian berbagan karet akan cenderung menempel di kulit dan ini membahayakan penumpang.

Sebagai gantinya, Negroni menyarankan penumpang agar mengenakan pakaian berbahan katun atau serat alami, bukan serat buatan seperti legging atau bahan karet lainnya.

Baca juga: Duuh.. Penumpang Pesawat ini Gunakan Pakaian Dalam Sebagai Masker Wajah

“Semua orang memakai celana yoga (legging) di pesawat sekarang, tapi saya menghindari semua serat buatan karena lebih cenderung terbakar dan menempel pada Anda jika ada api,” jelasnya. “Saya sarankan mengenakan pakaian katun atau apa pun yang terbuat dari serat alami,” tutupnya, seperti dikutip dari The Sun.

Menurut pakar penerbangan lainnya, sedikitnya ada enam pakaian yang dilarang penumpang kenakan, mulai dari celana pendek, pakaian ketat, high heels, legging, sandal jepit, dan celana jeans.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Yang Terbaru