Tolak Tilang, Serikat Pekerja Hong Kong Angkat Bicara

0

Belum lama ini, Konfederasi Serikat Pekerja Hong Kong mengeluarkan pernyataaan keberatan pada hari Minggu lalu (19/2), setelah tiga pegendara bus mendapat surat tilang atau tiket pelanggaran karena berhenti di luar Jardine House atau bukan di zona pemberhentian bus. Dilansir dari ejinsight.com, awal masalahnya dikarenakan para supir bus tidak bisa menurunkan penumpang di area halte bus.

Hal ini dikarenakan banyak taksi hingga truk kargo yang memarkir di area halte. Sehingga terjadi kemacetan dan penumpang tidak bisa tepat turun di halte bus. Adanya insiden penilangan ini, membuat para pengemudi yang ditilang memposting pesan mereka ke grup WhatsApp dan di tanggapi pengemudi lain yang mengecam para polisi atas tindakan ini.

Ketua Federasi Lam Kam Oui mengatakan, para pengemudi bus ini tidak bisa disalahkan sepenuhnya karena tidak bisa menghenetikan busnya tepat di zona halte bus. Dia menambahkan, adanya hal ini seperti seolah-olah polisi hanya tutup mata atas pelanggaran lalu lintas yang dilakukan taksi dan truk kargo tersebut.

Lam mengatakan, suatu hari dirinya harus membantu pengemudi bus memanggil polisi karena bus tersebut tidak bisa berhenti di halte untuk menaikkan dan menurunkan penumpang akibat terhalang kendaraan lain di depannya. Tak hanya itu, setelah mereka sampai, polisi tersebut membantu penyandang cacat untuk naik ke bus, namun tidak menegur pengemudi kendaraan yang memarkir kendaraanya secara sembarangan tersebut.

Sejak Senin lalu (20/2), federasi meminta para pengemudi bus hanya akan menaikkan dan menurunkan penumpang benar-benar di halte untuk melindungi serikat mereka. Memang, nantinya hal ini akan membuat para penumpang terlambat untuk menaiki bus. Namun, mereka meminta agar para penumpang mau memahami dan mengerti kondisi mereka yang saat ini harus benar-benar menaati peraturan.

Juru bicara New World Pertama Bus dan citybus bersama Federasi akan bekerja sama dengan Dinas Perhubungan dan Polisi untuk menemukan cara dalam mengatasi hal ini. Seorang legislator bernama Cheng Chung-tai mengunggah foto yang memperlihatkan antrian bus yang panjang di Hung Hom Palang Harbour Tunnel Toll Plaza sekitar pukul 09.00 waktu Hong Kong pada Senin lalu di akun Facebook-nya. Dari foto tersebut terlihat tiga dari empat jalur yang ada dipenuhi bus yang sedang menunggu dan membuat kemacetan lalu lintas.

Leave a Reply