Tragedi Kapal Ferry Nankai Maru, Tenggelam Tanpa Sebab Pasti dan Tewaskan 167 Orang

0
Nankai Maru 1958

Nankai Maru, kapal ferry Jepang pada 26 Januari 1958 silam mengalami kecelakaan laut yang menewaskan 167 orang dengan rincian 139 penumpang dan 28 awak kapal. Kapal ferry tersebut berangkat dari Komatsushima menuju ke Wakayama.

Baca juga: Tampomas II, Ingatkan Tragedi di Perairan Masalembo

Kapal tersebut meninggalkan Pelabuhan Komatsushima sekitar pukul 17.30 waktu setempat. Namun pada pukul 18.23 di hari yang sama, kapal Nankai Maru melakukan kontak sebelum akhirnya menghilang dari sambung telepon radio.

Sebelum kecelakaan terjadi Observatorium Meteorologi Lokal Tokushima telah mengeluarkan peringatan adanya angin kencang. Diperkirakan kecepatan angin rata-rata saat itu 17 hingga 20 km per jam dengan tinggi gelombang rata-rata empat sampai lima meter.

Karena tak ada kabar, para penjaga pantai dan kapal patroli melakukan pencarian. Keesokan harinya pun sekitar pukul 16.00 waktu setempat, sebuah lambung kapal ditemukan tenggelam di kedalaman sekitar 40 meter dengan jarak 2,4 mil laut barat daya Nushima.

KabarPenumpang.com merangkum dari berbagai laman sumber, setelah penemuan tersebut lambung kapal ferry Nankai Maru kemudian diangkat. Namun kecelakaanitu menewaskan seluruh penumpang dan awak yang berjumlah 167 orang.

Karena tidak ada yang selamat dalam kecelakaan ini, maka penyelidikan oleh dewan direksi sangat luas dan semua yg terkait baik penanggung jawab perencanaan, inspektur dan yang berhubungan dengan cuaca ikut diselidiki. Bahkan, Nankai Maru lainnya yang belum berlayar ditarik untuk diselidiki dan diuji kembali terkait kestabilan serta siklus goyang pada saat pembangunan kapal.

Dalam penyelidikan kapal ferry Nankai Maru yang tenggelam pada 66 tahun lalu tersebut, Marine Accident Inquiry memutuskan bahwa lambung dan mesin tidak memiliki cacat yang dapat menyebabkan kapal tenggelam. Sehingga hal ini kemudian membuat penyebab kecelakaan Nankai Maru tidak jelas.

Bahkan rincian kecelakaannya pun tidak bisa diklarifikasi karena tidak ada yang selamat baik penumpang maupun awak kapal. Tetapi dikatakan, ada kemungkinan kapal tenggelam karena badai yang disebabkan oleh sistem tekanan rendah yang berkembang seperti topan.

Baca juga: Lusitania Expresso, Balada Kapal Ferry RoRo Legendaris ‘Penantang’ Kapal Perang TNI AL

Nankai Maru ini berbeda dari yang memiliki rute di Utaka. Di mana kapal ini merupakan kapal ferry baru yang selesai pembangunannya Maret 1956. Kapal Nankai Maru ini memiliki berat 494 ton dengan kapasitas 444 penumpang.

Leave a Reply