TransMilenio, BRT dari Bogota yang Menjadi Benchmark TransJakarta

TransMilenio merupakan desain yang dicontoh oleh TransJakarta yang kini berseliweran meluncur di jalanan Ibu Kota Jakarta. Bus Rapid Transit (BRT) yang sukses di Bogota Kolombia ini hingga Juni 2007 lalu melayani delapan jalur yakni Av. Caracas, Calle 80. Av. Autopista Norte, Av. Jiménez, NQS (“Norte Quito Sur”), Calle 13, Av. de las Américas, dan Av. Suba.

Baca juga: Yuk Mampir di Halte Karet, TransJakarta Siapkan Mushola Untuk Calon Penumpang

Dirangkum KabarPenumpang.com dari Wikipedia, TransMilenio meluncur di Bogota sejak Desember 2000 dan terbagi atas tujuh fase. Dimana fase ke 3 pada Agustus 2007 dengan koridor 10 dan Av. El Dorado masih harus dikontrak.

TransMilenio sendiri punya halte unik yang berada di tengah jalan utama, yang di kemudian hari diikuti oleh desain halte TransJakarta. Dimana penumpang naik ke halte dengan membayar karcis kemudian menunggu kedatangan bus yang mana pintu kaca akan terbuka saat bus tiba.

Bus yang digunakan TransMilenio menggunakan mesin diesel yang dibeli dari pabrik perusahaan Kolombia-Brasil Marcopolo-Superior, Jerman (Mercedes Benz) dan yang berbasis di Skandinavia seperti Volvo serta Scania. Agustus 2007, TransMilenio kini memiliki 1.027 armada bus dan tarif sekali menggunakan BRT ini 1400 peso atau US$0,70.

(Wikipedia)

Tak hanya itu pada tahun 2007, BRT ini sudah menggunakan kartu yang tinggal di scan untuk pembayaran bernama Mifare. Saat peluncuran perdana kartu pembayaran ini ada masalah dan bisa diatasi dengan baik sehingga sistem pembayaran berjalan dengan baik.

Seperti halnya TransJakarta yang memiliki bus pengumpan (feeder), maka TransMilenio juga memiliki bus pengumpan berwarna hijau, sedangkan TransMilenio berwarna merah dan tidak ada biaya tambahan untuk menggunakan bus tersebut. Meski halte bus TransMilenio ini mudah diakses dan memiliki jalur pejalan kaki, tetapi jalur untuk difabel tidak ada. Bahkan tahun 2004 lalu sudah ada aturan untuk memberikan kemudahan bagi difabel tetapi belum terlaksana.

Pada Mei 2006, jalur TransMilenio berubah drastis dengan penambahan beberapa bagian. Dimana rutenya menerapkan kombinasi nomor dan huruf untuk penamaannya dan mengatasi kurangnya informasi. TransMilenio memberikan petunjuk interaktif yang meliputi rute, halte, jalur terdekat dan kombinasi rute.

Ada 26 rute dari pusat kota ke bandara sisi barat dan sepuluh koridor dari pusat kota ke selatan. Sencillas, merupakan halte layanan lokal, terletak setiap 500 meter. De transferencia (Transfer), tempat berpindah jalur dalam suatu terowongan.

Sin intercambio (Non transfer), bukan tempat transfer dari jalur utara-selatan ke jalur selatan-utara, terletak di sepanjang Autopista Norte. Intermedias (Penghubung), layanan meliputi pengumpan dan jalur utama dan Cabecera (Portal), dekat pintu masuk kota.

Baca juga: 15 Tahun Beroperasi, TransJakarta Targetkan 236 Rute di Akhir Tahun 2019

Sebagai tambahan bagi pengumpan dan bus gandeng, bus antarkota dari area metropolitan juga tiba di stasiun ini. Semua stasiun memiliki papan elektronik yang memberi jadwal kedatangan bus dan peta sistem. Terdapat juga stasiun yang memberikan layanan pendamping bagi penumpang. TransMilenio memiliki 114 halte yang tersebar di berbagai area kota