Tukang Gorengan ini Gunakan ‘Kantung Muntah’ Garuda Indonesia Sebagai Bungkusnya

Sumber: istimewa

Di sini, siapa sih yang tidak suka makan gorengan? Nampaknya semua orang suka dengan cemilan yang biasa dijajakan dipinggir jalan ini, ya! Bermodalkan kertas – biasanya kertas buram yang biasa digunakan pelajar untuk menghitung di pelajaran matematika, atau kertas HVS yang sudah tidak terpakai lagi, para pedagang gorengan ini menjadikan kertas-kertas tersebut sebagai wadah untuk para pembelinya. Nah, namun apa jadinya jika kertas yang digunakan untuk membungkus gorengan tersebut adalah airsickness bag atau yang biasa disebut kantung muntah? Apakah Anda masih mau membelinya?

Baca Juga: Terpaksa Gunakan Kantung Muntah? Baca Dulu Tips Ini

Ya, pernyataan di atas bukanlah hanya sekedar guyonan belaka karena seorang netizen pernah menemukan tukang gorengan yang membungkus jualannya tersebut dengan menggunakan kantung muntah. Kejadian ini dialami oleh Ratu Fauziyah Vitaloka, dimana ketika mengetahui gorengan yang dibelinya di daerah Tangerang dibungkus dengan menggunakan kantung muntah, ia langsung mengabadikannya dan membagikannya di grup Facebook.

“Untuk teman-teman yang naik pesawat jangan gunakan kantong muntah untuk bungkus makanan. Kalau kantong ini kena basah akan mengeluarkan antiseptik,” tulis Ratu Fauziyah mengawali statusnya, dikutip KabarPenumpang.com dari laman brilio.net.

Penggunaan antiseptik di dalam kantung muntah ini mungkin terdengar masuk akal, karena fungsi dasar benda ini adalah sebagai wadah untuk kotoran (muntah), dan sudah sewajarnya jika kantung ini dilengkapi dengan antiseptik agar bakteri atau virus yang ada di dalam kotoran tersebut tidak menyebar. Dan jika Anda perhatikan dengan seksama di kantung muntah tersebut memang terkandung antiseptik.

Mungkin secara kasat mata, penggunaan kantung muntah ini terlihat lebih bersih ketimbang menggunakan kertas buram atau HVS biasa. Tapi ternyata asumsi tersebut terbantahkan dengan adanya kandungan antiseptik di dalamnya.

Baca Juga: Keluar Bandara Ini, Wisman Dilarang Menggunakan Kantong Plastik, Kenapa Ya?

Gorengan yang masih panas ketika dimasukkan ke dalam wadah kertas atau kantung muntah akan mengeluarkan uap air (atau yang biasa disebut keringat). Bedanya, kalau di wadah kertas buram atau HVS, uap air yang dihasilkan oleh gorengan tersebut hanya akan membuat permukaan wadahnya basah – tapi tidak dengan kantung muntah yang akan mengeluarkan antiseptik.

Duh, alih-alih bikin kenyang, yang ada kalau makan gorengan yang menggunakan bungkus kantung muntah malah bikin kita sakit, ya!

Terkait dengan penggunaan kantung muntah sebagai bungkus gorengan, pihak Humas Garuda Indonesia memberikan keterangan kepada KabarPenumpang.com, bahwa yang ditampilkan dalam foto di atas adalah ‘desain’ kantung muntah yang lama. Meski tak membantah adanya peristiwa tersebut, pihak Garuda Indonesia memperlihatkan desain kantung muntah yang baru.

Desain kantung muntah ‘baru’ Garuda Indonesia. (Sumber: Humas Garuda Indonesia)