Ulang Tahun Ke-9, Inilah Cerita Kereta Api Berkecepatan Tinggi Beijing-Shanghai

0
Beijing-Shanghai High-speed Railway (scmp.com)

Kereta api berkecepatan tinggi dari Beijing menuju Shanghai pada 30 Juni kemarin merayakan ulang tahunnya yang kesembilan. Kereta ini bisa dikatakan sudah berjasa di salah satu jalur kereta berkecepatan tinggi tersibuk di Cina.

Baca juga: Beijing-Guangzhou High-Speed Line, Jaringan Kereta Cepat yang Dioperasikan Dua Operator

Di perayaan ulang tahunnya yang kesembilan, kereta ini sudah beroperasi sekitar 1,11 juta kali di jalur tersebut dengan catatan keamanan sangat baik. Dilansir KabarPenumpang.com dari shine.cn (30/6/2020), kereta api berkecepatan tinggi yang menghubungkan zona ekonomi utama di Negeri Tirai Bambu ini memiliki nama dalam bahasa mandarin kereta api berkecepatan tinggi Jinghu.

Sebelum melintas di zona ekonomi utama Cina, pembangunan jaringan kereta api dimulai pada 18 April 2008 lalu dan dibuka untuk umum pada 30 Juni 2011. Jalur kereta ini memiliki total panjang 1.318 km atau sekitar 819 mil.

Ternyata jalur kereta berkecepatan tinggi yang menghubungkan Beijing – Shanghai merupakan yang terpanjang di dunia yang pernah dibangun hanya dalam satu fase. Berada di jalur tersibuk di dunia, kereta berkecepatan tinggi ini pernah mengangkut lebih dari 180 juta penumpang pada tahun 2017.

Bahkan bisa dikatakan jumlah penumpang tahunannya paling banyak di seluruh jaringan TGV atau Intercity-Express. Selain itu, menjadi jalur kereta berkecepatan tinggi yang paling menguntungkan di Cina karena laporan laba operasional bersih 6,6 miliar yuan pada 2015.

Jalur Beijing – Shanghai merupakan yang pertama dirancang untuk kecepatan maksimum 380 km per jam dalam operasi komersial. Dalam operasionalnya, kereta ini menempuh waktu tiga jam 58 menit dan menjadikannya tercepat di dunia bila dibandingkan dengan kereta api biasa yang menempuh waktu sembilan jam 49 menit

Waktu awal beroperasi kecepatan kereta pertama ini terbatas yakni hanya 300 km per jam dan menghabiskan waktu tempuh empat jam 48 menit dari Beijing Selatan ke Shanghai Hongqiao dengan satu pemberhentian tambahan di Nanjing Selatan. Untuk diketahui, proyek ini sendiri diperkirakan menelan biaya 220 miliar yuan atau sekitar $32 miliar.

Baca juga: Kereta Cepat ‘Pintar’ Pertama di Dunia untuk Olimpiade Beijing 2022 Telah Mengular

Rolling stock yang digunakan di jalur tersebut terdiri dari kereta CRH380 dengan sistem kontrol kereta berbasis CTCS-3 yang digunakan pada saluran yang memungkinkan melaju di kecepatan 380 km per jam berjalan dan interval kereta minimum tiga menit. Kereta berkecepatan tinggi ini mengkonsumsi daya 20 MW dan kapasitas sekitar 1.050 penumpang, konsumsi energi per penumpang dari Beijing ke Shanghai harus kurang dari 80kWh.

Leave a Reply