Perjalanan Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line tentu masyarakat sebagai pengguna setianya ingin menempuh waktu lebih singkat dan cepat. Berbagai kawasan ramai yang di lewati , tentunya membuat harapan masyarakat tak perlu menunggu waktu lama antara jarak yang ditempuh KRL. Salah satunya pada lintas Rangkasbitung – Tanah Abang pp. Ini.
Ya, di lintas tersebut harapan masyarakat dengan jarak (headway) antar kereta sangat diharapkan lebih singkst. Meskipun saat ini lintas tersebut sudah memiliki pemberhentian baru yaitu Stasiun Jatake, tentunya menambah sedikitnya waktu perjalanan KRL untuk berhenti sebentar. Tak hanya itu, penumpang juga dibuat lebih mudah untuk naik dan turun KRL karena lokasi yang strategis dan terjangkau.
Saat ini PT Kereta Api Indonesia Persero (KAI) menargetkan percepatan waktu tempuh atau headway kereta rel listrik (KRL) di lintas Stasiun Tanah Abang hingga Stasiun Rangkasbitung menjadi maksimal delapan menit. Target ini merupakan bagian dari proyek peningkatan kapasitas perkeretaapian yang didukung oleh Japan International Cooperation Agency (JICA).
Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Jakarta, Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA), menggelar Focus Group Discussion (FGD) untuk membahas peningkatan kapasitas layanan perkeretaapian, termasuk proyeksi penumpang KRL Commuter Line hingga tahun 2035. Salah satu target utama yang dibahas dalam forum tersebut adalah peningkatan headway di lintas Stasiun Tanah Abang–Stasiun Rangkasbitung.
Dalam keterangan unggahan tersebut disebutkan bahwa FGD dilaksanakan pada Rabu, 28 Januari 2026, dengan agenda utama membahas Railway Capacity Enhancement di bawah Loan JICA IP 563 yang dikoordinasikan oleh Direktorat Prasarana Perkeretaapian.
Salah satu fokus utama forum adalah target KAI dalam meningkatkan headway perjalanan KRL, khususnya di lintas Tanah Abang–Rangkasbitung. Headway di lintas tersebut ditargetkan dapat dipercepat hingga maksimal delapan menit.
Disebutkan pula bahwa output dari proyek Railway Capacity Enhancement (IP 563) akan lebih difokuskan pada peningkatan headway di lintas Tanah Abang–Rangkasbitung hingga mencapai rentang 4–8 menit.
DJKA berharap target headway yang lebih singkat ini dapat dioperasikan pada pertengahan tahun 2029. Percepatan ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dan efisiensi perjalanan bagi para penumpang KRL.
Manggarai, dari Tempat Budak Hingga Menjadi Stasiun Terbesar di Jakarta
