[Update] Tips Aman Buat Wanita Penumpang Taksi Online, “Jangan Tidur Bila Sendirian”

Penumpang tidur di taksi online (Hipwee)

Banyaknya masyarakat yang kini memilih menggunakan transportasi online ternyata tidak juga menghindarkan diri dari kejahatan. Apalagi biasanya korban kejahatan lebih banyak perempuan dibandingkan dengan laki-laki.

Baca juga: Sering Gunakan Layanan Ride-Sharing? Baca Tips Ini Agar Tetap Aman!

Beberapa waktu lalu, KabarPenumpang.com pernah menuliskan tentang tips naik transportasi online, khususnya taksi online dengan aman. Nah, kali ini ada beberapa update atau pembaharuan terkait tips agar aman menggunakan taksi online tersebut.

Direktur Tata Kelola Aptika Ditjen Aplikasi Informatika, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Maria Fatimah Barata menyebutkan setidaknya ada sembilan tips yang beberapa diantaranya sudah dibahas dalam artikel sebelumnya. Berikut ini beberapa hal yang terbaru.

1. Tidak memesan langsung dari tempat tinggal
Maria mengatakan, sebagai seorang pengguna transportasi online untuk menghindari kejahatan, penumpang bisa memesan tidak langsung dari rumah atau dari areal sekitar rumah. Hal ini pun berlaku untuk pengantaran penumpang ke rumah, sebab selain menghindarkan kejahatan, penumpang perempuan juga bisa sedikit lebih aman bila kurang percaya dengan pengemudi.

“Biasanya beberapa penumpang transportasi online itu tidak langsung memesan dari rumahnya atau turun tepat di depan rumah. Saya sendiri bila memesan atau pulang naik transportasi online biasanya di gang komplek rumah,” ujar Maria yang ditemui KabarPenumpang.com di kantor Komnas Perempuan, Rabu (24/4/2019).

2. Gunakan Maps
Dengan menggunakan aplikasi maps di ponsel pintar, Anda bisa memastikan rute perjalanan benar atau tidak untuk tiba di tujuan. KabarPenumpang.com pernah merasakan salahnya jalur yang dipilih. Bahkan yang seharusnya hanya 45 menit bisa menjadi 1 jam 30 menit.

3. Capture pesanan
Sebagai penumpang yang memang sering menggunakan transportasi online, bisa meng-capture pesanan dan mengirimkannya ke keluarga agar tidak khawatir. Selain merasa aman, bila terjadi sesuatu keluarga bisa langsung mengambil tindakan. Namun, beberapa aplikasi transportasi online sendiri sudah bisa membagikan data pengemudi ke keluarga pemesan sengan pilihan share.

“Data pengemudi terlihat jelas dan penumpang yang mengirim ke keluarga bisa sedikit merasa aman,” ujar Maria.

4. Gunakan barang tidak berlebihan
Untuk menghindari kejahatan dalam kendaraan barang berharga seperti perhiasan digunakan seperlunya alias tidak berlebihan.

5. Tidak tidur bila sendirian
Maria menambahkan, setiap penumpang transportasi online yang bepergian sendiri baiknya hindari tertidur. Sebab Anda tidak tahu apa yang akan terjadi bila anda lelap dalam perjalanan.

Baca juga: Ternyata di Ride Hailing Banyak Kecurangan yang Dilakukan Pengemudi Online

6. Berbicara seperlunya
Banyak penumpang atau pengemudi yang sok akrab. Hal ini bisa menjurus ke kejahatan karena pengemudi tahu tentang diri Anda. Bila ingin bercengkrama baiknya seperlunya seperti seputar perjalanan menuju tujuan.