[Video] Bertahan di Padatnya Gerbong Komuter Memang Tak Mudah, Tips dari Tokyo Ini Bisa Jadi Rujukan

0
Ilustrasi kepadatan kereta di Jepang

Tokyo merupakan salah satu kota yang memiliki pelayanan transportasi publik terbaik di dunia. Dengan predikat sebagai kota metropolitan yang termasuk jajaran kota terpadat di dunia, ketersediaan transportasi publik mutlak diperlukan untuk menyokong aktivitas keseharian warga Tokyo dan sekitarnya.

Baca juga: Beragam Alasan Mengapa Orang Jepang Fanatik Pada Sosok Kereta

Moda transportasi andalan bagi warga Tokyo adalah kereta api. Jalur (line) kereta api di Tokyo lebih dari 50 line yang dikelola oleh 16 perusahaan kereta api. Jalur terbanyak dengan jumlah 36 line dimiliki oleh Japan Railway (JR) East Company, sebuah grup perusahaan kereta api terbesar di Jepang. Sistem perkeretaapian bawah tanah (subway) di Tokyo tercatat sebagai jalur terpadat di dunia dalam hal jumlah penumpang.

Disebut sebagai jalur kereta komuter terpadat tentu membawa konsekuensi, yakni penumpang dituntut untuk sigap dan kuat bertahan di dalam gerbong yang padat. Untuk menghadapi hal tersebut, butuh skill dan keahlian khusus agar bisa berdiri tegak sembari menghabiskan waktu sepanjang perjalanan dan tidak harus mengalami hal terburuk di kereta yang penuh sesak.

KabarPenumpang.com merangkum dari laman japantoday.com, ada sembilan tips terbaik agar Anda bisa bertahan dalam kesesakan keret Jepang. Siapa tahu  tips dibawah ini dapat diterapkan di Indonesia, khususnya bagi penumpang jalur komuter.

1. Teknik panjat tebing
Dalam kereta yang padat, Anda tidak akan bisa mendapatkan duduk. Tetapi, bila Anda bisa mendapat akses ke sebuah pegangan di kereta, maka Anda terpilih oleh Dewa Kereta. Bagi sebagaian orang, mereka harus bisa menjaga keseimbangan tubuh. Cara terbaik adalah dengan teknik rock climbing atau panjat tebing. Ini dimana Anda akan bergantungan dengan jari tangan di pegangan kereta.

2. Teknik satu jari
Terkadang, Anda tidak memungkinkan memegang apapun dalam kereta, bila mengalami hal seperti ini gunakan teknik satu jari. Cara tersebut bisa digunakan saat Anda berada tepat disamping pintu kereta, supaya bisa memanfaatkan bagian atap kereta. Tak hanya itu, kaki sebagai tumpuan harus di jejakkan di lantai kereta, jika Anda memiliki tubuh yang cukup tinggi, bisa menggapai bagian atap kereta, sehingga ketenangan dan kedamaian pikiran bisa didapat karena berada di dalam kereta.

3. Kabe don (Terpojok yang tidak disengaja)
Anda terkadang akan melakukan atau mengalami kabe don yang tidak disengaja saat naik kereta yang padat. Entah karena kereta berguncang atau berhenti mendadak, Anda akan menabrak beberapa penumpang disekitar. Bahkan sampai harus menyandarkan kedua tangan ditembok atau jendela kereta.

4. Teknik Michael Jackson
Teknik ini diambil dari gerakan milik King of Pop Michael Jackson. Keseimbangan yang cekatan dan tariannya sangat berguna jika digunakan dalam kereta. Bukan hanya ruang untuk tubuh, melainkan lantai yang juga sempit. Untuk mendapatkan tempat, mulailah bergoyang untuk setidaknya mendapat sedikit ruang. Bila yang terbiasa dengan tarian, maka satu kaki pun mampu untuk mendapatkan tempat di dalam kereta.

5. Teknik ikuti arus
Empat teknik sebelumnya adalah mencoba berdiri di dalam kereta dan bergantung pada keseimbangan. Teknik ini adalah kebalikan dari itu semua. Ikuti arus tanpa perlawanan, maka Anda akan merasakan ketenangan dalam diri saat berada di kereta yang sesak.

6. Teknik tengkuk leher dan 007
Ini adalah cara yang aneh, tapi teknik ini menghadapkan Anda pada tantangan yang berbeda dalam sebuah kereta yang penuh sesak. Perhatikan tengkuk leher seseorang dan evaluasi orang itu seperti apa dengan melihat satu bagian kecil ditubuhnya.

7. Omiai (wawancara pernikahan resmi)
Cara ini memang bukanlah yang terbaik untuk bertahan. Ketika Anda naik kereta dan salah memprediksi waktu pintu dan orang-orang sekitar, Anda akan berakhir dengan bertatapan dengan mereka. Kejadian ini dinamai oimai, karena jarak antara wajah Anda dengan orang lain hanya sedikit dan seperti akan berciuman. Sebab tidak akan ada waktu untuk berbalik arah karena padatnya kereta.

8. Sudut pandang yang tepat
Kalau Anda sudah memegang satu pegangan kereta, maka akan dengan mudah mencari sudut pandang yang pas tanpa terganggu dengan penumpang lain walau sedang berhimpitan dalam kereta yang sesak.

Baca juga: Kereta Ekonomi India Sekarang, Gambaran Kereta Ekonomi Indonesia Era 80-an

9. Pertahanan
Ini teknik terakhir yang akan mengeluarkan insting pertahanan Anda. Setelah semua orang masuk ke dalam kereta, terkadang sering muncul suatu garis pemisah ditengah. Dua sisi terbentuk karena orang-orang menghadap ke arah pintu kiri dan sebagian ke kanan. Dua sisi ini biasanya digunakan untuk mendominasi ketika penumpang naik ataupun turun. Tetapi akan berubah jika pintu terbuka dan penumpang baru naik ke kereta. Ini saatnya menjaga tempat Anda agar tidak tergeser.

Leave a Reply