Viral! Akibat Virus Corona, Sebuah Drone ‘Tegur’ Nenek dan Kakek Tua

0
Ekspresi nenek tua ketika drone mengingatkan dirinya agar tidak keluar tanpa menggunakan masker. Foto: Tangkapan layar

Otoritas Cina sedang melakukan pengintaian virus corona ke tingkat baru yang lebih ketat. Hal itu dilakukan untuk meminimalisir jatuhnya korban jiwa yang lebih banyak. Berbagai upaya pun dilakukan sebagai bagian dari langkah-langkah pencegahan, tak terkecuali dengan melibatkan teknologi terkini. Belum lama ini, jagat  media sosial Twitter diramaikan dengan video sebuah nenek dan kakek tua yang tertangkap kamera tengah beraktivitas di luar rumah tanpa mengenakan masker.

Baca juga: HEPA, Teknologi yang Mampu Bersihkan Radioaktif hingga Virus Corona di Dalam Kabin Pesawat

Seperti diberitakan KabarPenumpang.com dari nypost.com, Selasa, (4/2), kamera yang berasal dari drone milik otoritas Cina tersebut memang tengah berpatroli rutin, bahkan dengan intensitas yang berlebih saat virus corona merebak. Di tengah perjalanan, drone kemudian menemukan nenek tua di sebuah perkampungan di Mongolia Dalam, Cina.

Tanpa basa basi, drone yang tersambung dengan pihak berwenang Cina, langsung mengingatkan nenek tua tersebut, melalui sistem pengeras suara pada drone tersebut, agar tidak beraktivitas di luar rumah tanpa mengenakan masker. Seketika, nenek tua, yang tampak lebih seperti orang ketakutan, kemudian berbalik arah dan berjalan agak cepat untuk menghindari seruan drone tadi.

“Ya, bibi, ini adalah drone yang berbicara kepadamu. Anda tidak boleh berjalan tanpa mengenakan masker. Ya, sebaiknya kamu pulang ke rumah dan jangan lupa cuci tangan,” ujar sebuah suara yang berasal dari drone tersebut.

“Kamu tahu, kita sudah menyuruh orang untuk tinggal di rumah, tetapi kamu masih berkeliaran di luar. Sekarang sebuah drone memperhatikanmu,” lanjutnya.

Dalam video yang berdurasi 1.44 menit tersebut, seperti dilihat KabarPenumpang.com dari laman Twitter Global Times, selain memperlihatkan teguran kepada nenek tua, di tempat terpisah yang masih di wilayah Mongolia Dalam, drone juga tampak menegur seorang kakek tua yang tengah asik beraktivitas di tengah salju.

Menariknya, bukan menuruti seruan drone tersebut, kakek tua ini malah terus asik beraktivitas. Tak lama, justru kakek tua tersebut malah tersenyum dan membuat seseorang yang berada di balik drone tersebut geram. “Jangan tertawa, sekarang cepat kembalilah ke rumah,” tegasnya.

Bila di sebuah perkampungan yang tampaknya jauh dari pusat kota, serta berjarak 1609 kilometer dari Wuhan saja otoritas Cina tak ‘kecolongan’ dalam mengawasi warganya, apalagi di tengah kota. Dalam tayangan video yang diunggah kantor berita harian Cina yang berhaluan kiri tersebut juga memperlihatkan beberapa momen dimana drone juga ‘memarahi’ warga yang tidak mengenakan masker saat beraktivitas di luar rumah.

Baca juga: Tetap Ingin Bepergian di Tengah Ancaman Virus Corona? Berikut Tips dan Ulasannya

Sebagaimana yang telah ramai diberitakan, hingga kini, 259 orang telah dinyatakan meninggal dan 11.791 diduga telah terjangkit virus corona jenis baru tersebut. Virus yang pertama kali muncul di Wuhan ini setidaknya telah menyebar ke 12 negara, yang pada akhirnya mendorong Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk mengumumkan darurat kesehatan global. Di samping itu, para peneliti dari Universitas Hong Kong memperkirakan lebih dari 75.000 orang di Wuhan, kota yang berpenduduk 11 juta jiwa, dapat terinfeksi.

Otoritas Cina sendiri sudah sejak lama telah menggunakan drone canggih untuk mengawasi warga sejak 2016, terutama di daerah Cina Barat di mana ribuan Muslim Uighur dipenjara. Drone juga digunakan untuk menegakkan hukum lalu lintas dan berbagai membantu tugas-tugas kepolisian lainnya.

Leave a Reply