Vision-Box Hadirkan Teknologi Identitas Digital dengan Biometrik Canggih di Bandara

0
Vision-Box biometrik di bandara (biometricupdate.com)

Model operasional dan interaksi di bandara saat ini ternyata dapat menimbulkan risiko penularan virus. Hal tersebut kemudian membuat Vision-Box menerbitkan buku putih tentang potensi teknologi identitas digital tanpa kontak dengan biometrik canggih.

Baca juga: Bandara Heathrow Siap Adopsi Teknologi Biometrik Pada Musim Panas 2019

Tak hanya itu, teknologi ini juga bisa memudahkan dan mempercepat penumpang di pos pemeriksaan keamanan maupun imigrasi untuk mencegah interaksi fisik dengan perangkat, personel atau permukaan yang berpotensi terinfeksi. Dilansir KabarPenumpang.com dari laman biometricupdate.com (1/4/2020),  teknologi ini bisa dikatakan tanpa batas sehingga dapat membantu mencegah penularan patogen di bandara.

Teknologi ini berargumen tentang tujuh hal seperti menghilangkan kebutuhan untuk bertukar dokumen perjalanan, mempercepat izin, mengurangi tingkat kerumunan dan jajaran produk serta menyediakan solusi yang mudah didesinfeisi. Bahkan Vision-Box, memberikan penawaran biometrik yang dapat meminimalkan risiko hotspot hub perjalanan serta risiko penularan di luar hub perjalanan atau area perbatasan.

Solusi Seamless Flow meningkatkan biometrik wajah dan aplikasi ID seluler digital yang telah mendapatkan momentum dan mungkin menjadi hal baru yang normal karena teknologi tanpa sentuh. Sehingga bisa digunakan untuk menghilangkan antrean serta hal lainnya.

“Meskipun setiap bandara telah merencanakan insiden yang akan mengakibatkan banyak korban, bencana alam, dan peristiwa buatan manusia, sangat sedikit yang menerapkan sistem untuk mengurangi risiko tertular penyakit menular,” tulis Vision-Box.

Bandara dapat mengukur dan mengelola risiko yang ada di sepanjang perjalanan penumpang dengan menerapkan Seamless Flow dan sistem Izin Manajemen Identitas. Vision-Box mencatat bahwa lebih dari 100 juta pelancong menggunakan teknologinya setiap tahun dengan pelanggan utama yang sudah berinvestasi dalam skala besar termasuk Schiphol Amsterdam, Emirates, Bandara Gatwick, Bandara Bangalore, Bandara Los Angeles dan Aruba.

Baca juga: Identifikasi Biometrik di Bandara Canberra Mencapai Akurasi 94 Persen

Diketahui, perusahaan baru-baru ini mengumumkan telah memenangkan kontrak untuk menyediakan teknologi bagi pengalaman penumpang yang mulus tanpa henti di Gatwick

Leave a Reply