Walkcar, Skateboard Listrik yang Bisa Dijinjing dan Masuk ke Tas

0
Seorang pengendara menaiki Walkcar (newatlas.com)

Skuter listrik atau sepeda listrik saat ini sudah beredar di hampir semua negara dunia dan mungkin Anda juga sudah menggunakannya. Namun bagaimana kalau ada skateboard listrik dan bisa dijinjing serta masuk ke dalam tas?

Baca juga: Kiwano 01, Moda Beroda Tunggal yang Dilengkapi Teknologi Self-Balancing

Ya, sebuah Walkcar listrik yang bentuknya mirip skateboard dengan ukuran sebesar laptop 13 inci ini dibuat oleh Cocoa Motors. Perusahaan tersebut sudah lima tahun membuat Walkcar ini dan mereka akhirnya siap untuk pra penjualan di Jepang.

KabarPenumpang.com melansir dari newatlas.com (12/6/2020), tampilan Walkcar ini sendiri keseluruhannya tidak banyak berubah sejak 2015 lalu dan perubahan yang terjadi adalah untuk pengembangan dan mengubah motor penggeraknya. Sebab Walkcar listrik terbaru ini ada dua mode penggerak yakni sport yang memiliki kecepatan tertinggi 16 km per jam untuk kisaran jarak lima kilometer.

Sedangkan mode normal akan mampu bergerak dalam kecepatan sepuluh kilometer perjam untuk jarak tujuh kilometer dan juga bisa melaju di kemiringan sepuluh derajat. Walkcar ini sendiri terbuat dari serat karbon dan aluminium tingkat pesawat dengan panjang 8,5 inci dan lebar 13,6 inci, bahkan dikatakan memiliki lapisan cat yang bisa kembali normal ketika ada goresan.

Walkcar ini memiliki berat sekitar 2,9 kg dan bisa masuk ke dalam tas untuk dibawa-bawa. Walkcar tersebut dilengkapi dengan dua roda depan terkunci dan digerakkan oleh motor listrik. Dua roda lainnya bisa bergerak berada di bagian belakang yang memungkinkan untuk berputar.

Uniknya lagi skateboard listrik ini memiliki empat sensor yang tertanam di bagian atas platform sehingga pengendara bisa mengontrolnya dengan menggerakkan tubuh. Seperti dengan mencondongkan badan ke depan maka akan mempercepat laju Walkcar dan jika tubuh kembali ke posisi semula maka gerakan akan diperlambat.

Untuk merubah gerakan, Anda bisa menggerakkan badan ke samping. Meski begitu Walkcar juga bisa berhenti otomatis ketika sensor pada platform mendeteksi pengendara turun. Walkcar terlihat lebih mudah dikuasai daripada Solowheel, dan tidak rumit untuk dibawa sebagai kickscooter listrik.

Baca juga: Poimo, Skuter Listrik Tiup dari Jepang

Tak hanya itu, Walkcar terbukti lebih baik dalam mengatasi batu kecil atau ranting daripada rollerskates. Ini untuk pra-penjualan sekarang seharga ¥198 ribu atau sekitar US$1.840. Sayangnya Walkcar sendiri saat ini hanya tersedia di Jepang.

Leave a Reply