Wednesday, February 11, 2026
HomeAnalisa AngkutanWisata Sejarah Stasiun Kereta Api di Yogyakarta: Daftar Stasiun yang Wajib Dikunjungi

Wisata Sejarah Stasiun Kereta Api di Yogyakarta: Daftar Stasiun yang Wajib Dikunjungi

Bagi penikmat fotografi kereta api tentu banyak spot atau lokasi favorit untuk mengabadikannya. Mulai daei pemandangan yang menakjubkan, kereta api yang melintas, hingga bangunan stasiun yang bernilai sejarah. Berbagai wilayah tentu punya keunikan dan ciri khas tersendiri untuk mengabadikan momen kereta api yang melintas.

Salah satu lokasi terbaik untuk mengabadikan kereta api ada di wilayah Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta. Di wilayah ini juga terdapat lokasi favorit para pecinta kereta api yang ingin mengabadikan si ular besi merayap melintasi daerah yang terkenal dengan ciri khasnya tersebut. Ya, wilayah Yogyakarta ternyata memiliki spot-spot stasiun kereta api yang beberapa diantaranya sudah non aktif yang bisa juga untuk diabadikan.

Sejumlah stasiun ini berada di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), apa saja ya? Yuk, sama-sama telusuri!

1. Stasiun Rewulu
Stasiun yang merupakan persinggahan kereta api barang ini terletak di Desa Argomulyo, Kecamatan Sedayu, Kabupaten Bantul. Lokasi Stasiun Rewulu berdekatan dengan depot BBM Pertamina. Salah satu jalur terhubung dengan depot BBM yang melewati perkampungan Gancahan, kalau kalian berkunjung ke sini pemandangan yang banyak kalian lihat adalah rangkaian gerbong ketel Pertamina.

2. Stasiun Patukan
Bergeser satu petak dari Stasiun Rewulu, ada sebuah stasiun yang bernama Patukan. Berada di Dusun Pathukan, Desa Ambarketawang, Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman. Stasiun ini memiliki ketinggian 88 meter diatas permukaan laut. Stasiun Patukan sering dijadikan spot untuk nongkrong. Pada sore hari banyak masyarakat yang memadati area stasiun untuk sekedar ngabuburit hingga menikmati kuliner disekitar stasiun sekaligus melihat kereta yang sedang melintas.

3. Stasiun Kalasan
Stasiun ini terletak di Kalasan, Kecamatan Tirtomartani, Kabupaten Sleman yang merupakan stasiun paling timur dari Daerah Istimewa Yogyakarta. Stasiun Kalasan juga terletak tidak jauh dari Candi Kalasan. Stasiun Kalasan dulunya memiliki empat jalur dan mengalami pengurangan sehingga menjadi tiga jalur saja. Sejak tahun 2007, stasiun ini dinonaktifkan karena tingkat pemasukan dari penumpang yang rendah dan letak yang tidak jauh dari Stasiun Maguwo.

4. Halte Kalimenur
Terletak di Dusun Kalimenur, Desa Sukoreno, Kecamatan Sentolo, Kabupaten Kulon Progo. Halte Kalimenur mulai berhenti beroprasi pada tahun 1974. Arsitektur Halte Kalimenur ini masih asli peninggalan Staatsspoorwegen. Halte Ini sering menjadi spot para pencinta kereta atau Railfans untuk berfoto dengan kereta yang sedang melintas. Halte ini memiliki pemandangan yang indah karena terletak di tikungan besar Kalimenur. Saat ini Kalimenur telah dijadikan objek cagar budaya oleh Pemerintah Kabupaten Kulon Progo.

5. Stasiun Sentolo
Stasiun ini terletak di Desa Sentolo, Kecamatan Sentolo, Kabupaten Kulon Progo. Stasiun Sentolo terletak dekat Pasar Sentolo Lama, hanya berjarak sekitar 50 meter dari stasiun. Stasiun Sentolo memiliki empat jalur tapi hanyadua jalur yang digunakan secara aktif, yaitu jalur dua menuju Stasiun Kutoarjo dan jalur tiga menuju YIA dan Stasiun Yogyakarta. Sementara jalur satu dan empat hanya untuk kebutuhan lain, seperti parkir gerbong kereta.

Itulah rekomendasi beberapa stasiun kereta api di wilayah Yogyakarta yang cocok untuk diabadikan. Tentunya jika ingin mengambil foto di kawasan kereta api, jangan lupa utamakan keselamatan, ya.

Spot Foto Unik di Depok: Menikmati Pemandangan Tumpukan Kereta Legendaris di Depo KRL

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Yang Terbaru