Wow, Halte Bus di Inggris Tawarkan Sensasi Bak ‘Rumah Nenek’, Aneh atau Keren?

0
Halte unik di wilayah Thrupp, Oxfordshire, Inggris, yang diubah secara misterius oleh sekelompok orang tak dikenal. Foto: bbc

Seiring berjalannya waktu, di kota-kota besar di banyak negara di dunia mulai mempercantik ruang-ruang publik dengan berbagai desain unik. Terlebih, dengan hadirnya tren digital, dilengkapi dengan platform-platform pendukung, seperti Instagram, Facebook, dan Twitter, ruang-ruang publik atau sarana prasarana umum kini mulai berubah fungsi, dari semula hanya sebagai penunjang aktivitas masyarakat, menjadi salah satu spot menarik untuk berswafoto atau biasa juga disebut spot Instagramable.

Baca juga: Mengapa di Setiap Negara Membutuhkan Halte Bus?

Di Jakarta sendiri, dahulu (mungkin di atas tahun 2017) halte bus bisa dikatakan masih sangat kurang menarik. Kusam, tak terawat, kotor, desain seadanya, bau pesing, hingga tidak informatif. Singkatnya, tidak membuat masyarakat betah berlama-lama di halte sambil menunggu bus datang. Namun, seiring berjalannya waktu, di beberapa lokasi di Jakarta, halte bus sudah didesain sedemikian rupa menjadi lebih indah. Tak terkecuali dengan Inggris.

Seperti dilansir laman bbc.com, Senin, (2/3), di Inggris terdapat halte bus unik layaknya Jakarta. Bedanya, jika di Jakarta halte bus ‘dipercantik’ oleh otoritas setempat, di wilayah Thrupp, Oxfordshire, Inggris, halte tersebut justru ‘dipercantik’ secara misterius oleh orang tak dikenal. Halte yang semula usang, ditambah wilayah sekitar yang tergolong sepi dan membosankan, seketika berubah menjadi lebih ‘fresh’, mengundang siapapun yang melihat untuk tersenyum, dan mewarkan sensasi bak ‘rumah nenek’. Rumah nenek sendiri adalah representatif dari sebuah tempat nyaman yang biasa digunakan oleh kaum millenials.

Betapa tidak, berbeda dengan halte-halte bus pada umumnya, halte tersebut kini telah dilengkapi dengan gambar, hiasan, ornamen, rak buku berisi puisi, dan kursi yang nyaman. Di samping itu, di halte bus tersebut juga terdapat berbagai tulisan atau quotes menarik, seperti “Kamu sungguh cantik” dan “Berhenti atas nama cinta.”

Mary Fisk, warga sekitar, ketika pertama kali melihat halte tersebut ia mengaku sempat merasa aneh dengan perubahan drastis pada halte tersebut. Namun, disisi lain, ia juga mengaku merasa memiliki hari yang indah ketika melihatnya. Secara pribadi, sebelum terdapat perubahan, ia memang mengaku bahwa halte tersebut lebih menawarkan sensasi penuh dengan kebosanan, baik ketika melihat, berada di sekitarnya, ataupun menunggu bus di dalamnya. Maka dari itu, ia sangat mendukung perubahan tersebut.

“Mereka hanya ingin menjadikannya lebih indah untuk orang-orang dan membawa senyum ke wajah semua orang saat mereka lewat,” katanya.

Baca juga: Antisipasi Pelecehan Seksual, Pemerintah India Hadirkan Halte Khusus Wanita

Senada dengan Mary Fisk, sang kreator, melalui sebuah tullisan yang di tempet di dalam halte, mengatakan bahwa mereka hanya ingin mengubah halte tersebut menjadi sebuah tempat yang nyaman dan membuat orang lain tersenyum. Selain itu, bahan-bahannya juga membuat halte bus tersebut tergolong ramah lingkungan, terbuat dari bahan-bahan daur ulang.

Meskipun tak sampai mendapatkan penghargaan seperti sebuah halte bus di bagian lain Inggris, tepatnya di Univesity of East Anglia (UEA), yang mendapat penghargaan dari Asosiasi Arsitek Norfolk karena dinilai menjadi salah satu tempat yang memiliki kualitas karbon rendah, halte bus unik di Thrupp, Oxfordshire, Inggris tersebut rupanya berhasil mendapatkan komentar positif dari masyarakat. Bahkan, seorang pengguna Twitter berpendapat bahwa halte bus tersebut adalah yang terbaik di wilayah tersebut. “Halte bus terbaik di #Stroud (nama jalan di Thrupp).”

Leave a Reply