Wow! Uber Canangkan Program Taksi Drone

Uber, perusahaan taksi online yang sudah merambah internasional kembali membuat rencana baru untuk moda transportasinya. Dengan taksi terbang uber memaparkan visi misinya. Sudah barang tentu nantinya taksi terbang dapat menawarkan kecepatan lebih tinggi bagi penumpang untuk sampai ke tempat tujuan.

Melalui dokumen yang dirilis setebal 98 halaman, Uber menyebutkan nantinya pelayanan ini menggunakan jenis pesawat yang akan lepas landas secara vertikal atau vertical take off landing (VTOL). Perusahaan yang berpusat di San Francisco ini mengatakan, layanan taksi terbang ini masih berupa konsep. Kemungkinan akan terwujud dalam waktu yang tak lama lagi.

Dikutip dari Autoblog.com (27/10/2016), disebutkan pada sampul dokumen yang berjudul Uber Elevate memperlihatkan pesawat-pesawat kecil dengan baling-baling yang bisa merubah haluan dan memungkinkan pesawat ini bisa lepas landas dan mendarat secara vertical.

Uber yang selalu menggunakan basis teknologi dalam moda transportasinya membuat visinya terlihat futuristik namun masih masuk akal, pesawat VTOL saat ini memang sudah digunakan hanya saja mesin yang digunakan masih konvensional dan memiliki ukuran yang besar. Dalam rancangan Uber, pesawat yang nantinya digunakan menggunakn mesin listrik yang ramah lingkungan dan suaranya tidak mengganggu masyarakat. Uber juga membayangkan pesawat VTOL yang akan mereka gunakan memiliki kempuan terbang auto-pilot. Hal ini untuk mengurangi resiko kesalahan oleh manusia. Tak hanya itu, nantinya aka nada sarana pengisian ulang baterai di tempat parker khusus pesawat tersebut. Dan jika sudah punya kemampuan terbang auto pilot, maka taksi terbang ala Uber sudah layak disebut sebagai drone.

Meski semuanya bisa saja terpenuhi, namun tantangan yang dihadapi juga banyak. Tantangan itu seperti pembuatan pesawat dengan harga terjangkau tetapi andal, pelatihan pilot, perseujuan regulator hingga baterai yang kuat dan ringan. Dalam moda transportasi yang masih berstatus konsep tersebut, uber mengatakan, biaya taksi terbang ini akan lebih murah di bandingkan UberX. Tak hanya itu, waktu yang digunakan untuk melakukan perjalanan juga akan lebih cepat聽 dari UberX yakni 15 menit atau 30 – 45 menit perbedaannya dengan UberX yang melalui darat.

Sayangnya dalam perancangan taksi terbang, Uber bukan yang pertama kali mencetuskan ide ini. Sebelumnya Agustus 2016 lalu, Airbus produsen pesawat terbang sudah memperkenalkan program CityAirbusnya. Namun, Uber yakin 10 tahun mendatang taksi terbang bisa terealisasikan.