1001 Fungsi Landasan Pacu Pantai Depok, Mulai dari Spot Prewed Hingga Wadah Komunitas Aeromodeling

0
Ilustrasi pre-wedding di landasan pacu Pantai Depok, Bantul, Yogyakarta. Foto: Jogjakartour.com

Landasan pacu atau runway lazimnya digunakan untuk kegiatan-kegiatan kedirgantaraan. Namun, lain halnya dengan landasan pacu Pantai Depok, Yogyakarta. Landasan pacu yang saat ini disebut dikelola oleh komunitas aeromodeling di Kota Pelajar tersebut, Federasi Aero Sport Indonesia (FASI), sudah sejak beberapa tahun belakangan kerap dijadikan spot pre-wedding, loh. View pantai selatan, deburan ombak, semilir angin, panorama, serta landskap jalan landasan yang mengecil di ujung menjadi background sempurna untuk momen se-indah prewed.

Baca juga : Juancho E. Yrausquin Airport, Bandara Terkecil dengan Runway Terpendek di Dunia

Selain itu, dihimpun KabarPenumpang.com dari berbagai sumber, landasan pacu yang berada di sisi timur Pantai Depok, Bantul ini juga kerap digunakan untuk event tahunan FASI DIY dan Lanud Adisucipto, salah satu yang ternama adalah Jogja Air Show yang pada tahun ini semestinya bakal dilaksanakan pada 20-22 Maret. Namun sayang, harus tertunda akibat Covid-19.

Kegiatan-kegiatan lainnya juga tak mau ketinggalan untuk memanfaatkan landasan atau kawasan sekitar landasan ini seperti pecinta motor drag, komunitas fotografi, komunitas sejarah, kepemudaan, dan kegiatan lainnya yang tak tersorot media. Pesona, akses, dan tiket masuk terjangkau, berkisar Rp5 ribu dan parkir kendaraan roda dua sebesar Rp 2 ribu, serta Rp 5 ribu untuk roda empat, membuat banyak kalangan tak sungkan menjatuhkan pilihan ke tempat ini sebagai lokasi kegiatan mereka.

Saat ini, landasan pacu yang juga pernah dijadikan venue festival lampion Lanterne Festival De Paris (LF de Paris) pada akhir Agustus tahun lalu tersebut hanya memiliki panjang landasan sekitar 800 meter. Oleh karenanya, atas kerjasama sejumlah pihak dan tentu saja Pemerintah Daerah (Pemda) DIY, landasan akan dikembangkan menjadi sekitar 1.500 meter. Tujuannya, agar semua pesawat latih dari berbagai komunitas aeromodeling dan instansi terkait bisa lepas landas maupun turun landas di fasilitas ini.

Hal lainnya, bila landasan pacu Pantai Depok dikembangkan menjadi 1.500 meter, maka bukan tidak mungkin pelaksanaan Jogja Aii Show akan dilakukan lebih dari sekali dalam setahun. Event-event serupa juga sangat mungkin dilakukan, seperti komunitas drone, dan lain sebagainya.

Namun demikian, landasan pacu Pantai Depok, Bantul sebetulnya sempat terusik dengan kehadiran Bandara Internasional Kulonprogo. Kala itu, rekomendasi dari Kantor Otoritas Bandara Wilayah III memutuskan landasan tersebut untuk dipindah. Beruntung, Lanud Adisutjipto Jogja tegas mempertahankan keberadaan Landas Pacu Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) DIY yang terletak di kawasan Pantai Depok, Bantul. Sebab berdasarkan kajian KKOP, landasan tersebut tidak akan mengganggu Bandara Kulonprogo.

Danlanud Adisutjipto Marsma TNI Yadi I. Sutanandika menjelaskan untuk menentukan aman atau tidak harus ada hasil kajian Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP). Dalam hasil kajian yang sudah dilakukan, kata dia, bahwa ada beberapa kategori landasan mulai satu, dua dan tiga. Tetapi pada intinya untuk calon Bandara Internasional sekelas Kulonprogo nantinya, KKOP sudah berjarak 15 Km radius dari ujung-ujung landasan dengan ketinggian tertentu.

Baca juga : Unik! Qamdo Bangda Airport Punya Runway Terpanjang di Dunia dengan Cuaca Ekstrem Hampir Sepanjang Tahun

“Kalau sudutnya sekitar 2% dari jarak, jadi kalau jaraknya 5 Km ya 5% dari 5 Km itu merupakan sudutnya. Nah Depok yang digunakan untuk olahraga Fasi tidak seluas KKOP untuk Bandara Kulonprogo,” katanya kepada awak media.

Leave a Reply