Arab Saudi terus mempercepat laju modernisasi infrastruktur nasionalnya. Rencana ambisius terbaru mengungkapkan pembangunan terminal penumpang baru di Bandara Internasional King Salman (King Salman International Airport – KSIA) di Riyadh, dengan kapasitas penanganan hingga 40 juta penumpang setiap tahunnya.
Terminal ini akan menjadi fase awal dari mega-proyek Bandara King Salman, yang bertujuan menjadikan Riyadh sebagai global logistics and aviation hub yang kompetitif.
Detail mengenai terminal berkapasitas 40 juta penumpang ini dikonfirmasi oleh CEO sementara KSIA, Marco Mejia, dan dilaporkan secara luas oleh media regional dan internasional pada 26–27 November 2025.
Proyek KSIA secara keseluruhan dikembangkan oleh Public Investment Fund (PIF), dana kekayaan kedaulatan Arab Saudi, dan diluncurkan secara resmi oleh Putra Mahkota Mohammed bin Salman pada November 2022. Konstruksi untuk fase baru ini, termasuk terminal 40 juta, hanggar pesawat baru, dan infrastruktur sisi udara (airside), dijadwalkan dimulai pada 2026 dan Terminal baru ini diharapkan mulai beroperasi pada 2029.
Proyek Bandara King Salman yang baru ini dibangun di atas lahan seluas kurang lebih 57 kilometer persegi dan direncanakan akan memiliki enam landasan pacu paralel serta beberapa terminal baru untuk melayani penerbangan internasional, regional, dan domestik.
KSIA akan menjadi markas utama (home base) bagi maskapai penerbangan nasional baru Saudi, Riyadh Air, yang diluncurkan untuk bersaing di rute-rute internasional. Proyek ini diharapkan menyumbang sekitar SR27 miliar (sekitar US$7,2 miliar) setiap tahun untuk Produk Domestik Bruto (PDB) non-minyak Saudi, sejalan dengan tujuan diversifikasi ekonomi.
KSIA dirancang sebagai “aerotropolis” yang mencakup fasilitas pendukung bandara, area komersial, fasilitas rekreasi, dan logistik, menciptakan pusat perkotaan baru di sekitar bandara.
Dengan dimulainya pembangunan terminal berkapasitas 40 juta ini, Saudi Arabia menegaskan keseriusannya untuk mengubah Riyadh menjadi salah satu dari sepuluh kota ekonomi teratas dunia.
