Friday, February 27, 2026
HomeAnalisa AngkutanIni Penjelasan KAI Kembali Kirim 12 Lokomotif dari Pulau Sumatra ke Jawa

Ini Penjelasan KAI Kembali Kirim 12 Lokomotif dari Pulau Sumatra ke Jawa

Perjalanan kereta api kini semakin ramai dengan berbagai destinasi tujuan yang sudah diberlakuksn. Apalagi menjelang musim libur Lebaran 2026, berbagai perjalanan kereta api tambahan pun telah dipersiapkan. Ya, seperti yang dikabarkan di media sosial bahwa PT Kereta Api Indonesia Persero (KAI) tengah siap siaga untuk selalu melakukan pengecekan baik rangkaian kereta maupun lokomotif.

Tak hanya itu persiapan yang justru paling utama adalah pada lokomotif penarik rangkaian kereta khususnya penumpang jelang arus mudik nanti. Sejumlah lokomotif yang berada di jalur Pulau Jawa dipersiapkan untuk mengantisipasi jika terjadi adanya lonjakan penumpang dan mengharuskan untuk menjalankan tambahan. Selain itu lokomotif yang tersedia juga diantisipasi sebagai posko atau posisi standby jika ada masalahnya yang terjadi, salah satunya adalah gangguan pada mesin.

KAI juga tengah mengirim armada lokomotif penarik dengan seri CC 206 dari jalur Sumatra. Tentunya dalam rangka memperkuat kesiapan operasional Angkutan Lebaran 2026. Sebanyak 12 unit lokomotif dikirim dari Pulau Sumatra ke Pulau Jawa. Pengiriman ini menjadi bagian dari dukungan perusahaan terhadap kelancaran mobilitas masyarakat.

Pengiriman dilakukan melalui layanan KALOG Pro pada segmen Project Logistics yang secara khusus memiliki kapabilitas dalam penanganan pengiriman kebutuhan logistik heavy cargo. Sebanyak 12 unit lokomotif tipe CC 206 dengan total bobot mencapai 1.056 ton. Setiap unit memiliki berat sekitar 88 ton dikirim secara bertahap dengan perencanaan teknis yang komprehensif serta koordinasi lintas fungsi yang terintegrasi.

Dirangkum dari laman Detik, Direktur Komersial KAI Logistik, Fahdel Akbar, menyampaikan bahwa pengiriman ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam mendukung dan menjadi ekosistem dalam penyelenggaraan angkutan lebaran yang andal. Dengan bobot dan nilai aset yang signifikan, setiap tahapan dirancang secara presisi untuk menjamin keamanan dan ketepatan waktu.

Diketahui bahwa distribusi lokomotif dimulai sejak 18 Februari 2026, dengan rute pengiriman dari Depo Gerbong Rejosari Divisi Regional (Divre) 4 Tanjungkarang menuju Stasiun JICT wilayah Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta. Proses pengiriman ditargetkan selesai sesuai rencana operasional, dengan peluang percepatan melalui pola kerja yang optimal dan efisien.

Fleksibilitas ini memungkinkan pemilihan moda transportasi yang paling efektif, mulai dari pengangkutan menggunakan kereta api hingga trucking, termasuk penggunaan trailer untuk gerbong datar serta truk multi axle untuk pengiriman lokomotif. Skema tersebut memastikan kelancaran distribusi sekaligus menjaga standar keselamatan selama proses berlangsung.

Sebelumnya KAI telah berkontribusi dalam pengiriman sarana perkeretaapian sejumlah 7 lokomotif pada periode Angkutan Natal dan Tahun Baru 2025/2026. Diketahui, seluruh proses pengiriman tentunya dilindungi asuransi sebagai langkah mitigasi risiko atas barang bernilai tinggi, serta diawasi melalui mekanisme joint inspection saat keberangkatan dan penerimaan guna memastikan kondisi lokomotif tetap sesuai standar.

INKA CC300, Mampu Lintasi Banjir, Inilah Lokomotif Diesel Karya Anak Bangsa

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Yang Terbaru