Eskalasi konflik di Timur Tengah kembali mencatatkan kerugian material yang sangat signifikan bagi Teheran. Dalam sebuah serangan presisi yang dilancarkan militer Israel terhadap Pangkalan Udara Nevatim, salah satu aset udara paling berharga milik Pemerintah Iran, yakni pesawat jet Airbus A340-300 VIP, dilaporkan hancur total.
Pesawat yang berfungsi sebagai transportasi utama bagi jajaran petinggi negara dan korps diplomatik senior Iran ini menjadi target kunci dalam upaya pelemahan aset strategis non-tempur namun bernilai tinggi.
Pesawat dengan nomor registrasi EP-IGA ini memiliki sejarah panjang sebagai simbol mobilitas global pemerintah Iran. Sebelum dikonversi menjadi pesawat VIP kepresidenan, jet ini merupakan bagian dari armada komersial Mahan Air yang kemudian dialihkan untuk kebutuhan negara.
Kehancurannya di landasan pacu Nevatim bukan hanya kerugian finansial yang mencapai jutaan dolar, tetapi juga merupakan pukulan telak bagi logistik diplomatik Teheran yang kini kehilangan salah satu sarana transportasi jarak jauh paling andal.
Secara teknis, Airbus A340-300 adalah pesawat jet berbadan lebar (wide-body) yang ditenagai oleh empat mesin turbofan CFM56-5C. Penggunaan empat mesin ini memberikan tingkat keamanan dan redundansi yang sangat tinggi, sebuah kriteria utama untuk pesawat yang membawa kepala negara. Versi VIP milik Iran ini telah dimodifikasi secara khusus dengan interior mewah yang mencakup ruang pertemuan kedap suara, sistem komunikasi satelit terenkripsi, serta fitur pertahanan diri pasif untuk menghadapi ancaman rudal darat-ke-udara.
חיל-האוויר השמיד את מטוסו של מנהיג משטר הטרור האיראני בשדה התעופה ״מהאראבד״ שבטהרן – המטוס שימש את עלי ח׳אמנהאי, מנהיג משטר הטרור האיראני, בכירים נוספים ממשטר הטרור וגורמים בצבא איראן, לקידום רכש צבאי ולניהול קשרים עם מדינות הציר באמצעות טיסות פנים וחוץ.
השמדת המטוס פוגעת… pic.twitter.com/lOtRRIHTff
— Israeli Air Force (@IAFsite) March 16, 2026
Dengan panjang mencapai 63,69 meter dan rentang sayap 60,3 meter, A340-300 mampu menempuh jarak hingga 13.500 kilometer tanpa henti. Kemampuan jelajah jarak jauh ini memungkinkan pemerintah Iran melakukan penerbangan diplomatik langsung ke berbagai ibu kota dunia di Asia, Eropa, hingga Amerika Latin tanpa perlu melakukan pengisian bahan bakar di wilayah yang mungkin kurang bersahabat. Kapasitas angkutnya yang besar juga sering digunakan untuk membawa delegasi besar dalam kunjungan kenegaraan resmi.
Hancurnya Airbus A340 VIP ini di pangkalan militer menunjukkan betapa tajamnya penetrasi intelijen dan serangan udara dalam konflik terbaru ini. Nevatim, yang merupakan pangkalan bagi jet tempur siluman F-35I Adir Israel, terbukti mampu menjadi titik pemusnahan bagi aset-aset vital Iran yang berada di jangkauannya.
Bagi Teheran, mencari pengganti pesawat dengan spesifikasi serupa di tengah sanksi internasional yang ketat terhadap pengadaan suku cadang dan armada penerbangan akan menjadi tantangan logistik yang sangat berat di masa depan.
