Monday, May 11, 2026
HomeDaratRencana KRL Lintas Cikarang – Cikampek Makin Matang dan Sudah Tahap Perencanaan...

Rencana KRL Lintas Cikarang – Cikampek Makin Matang dan Sudah Tahap Perencanaan Elektrifikasi, Simak Penjelasannya

Perjalanan Kereta Rel Listrik (KRL) di wilayah Jabodetabek sudah semakin banyak dinikmati masyarakat. Apalagi dalam hal beraktivitas keseharian, transportasi masal berbasis rel ini dapat membantu dalam hal mempersingkat waktu. Ditambah lagi dengan biaya yang terjangkau, masyarakat tentu sudah menghemat biaya untuk beraktivitas dengan kondisi yang lumayan padat.

Ya, transportasi KRL ini memang tengah menjadi sorotan apalagi penting adanya pada wilayah yang baru tersentuh dengan perencanaan rute baru ke depan. Pemerintah juga sudah memiliki rencana yang matang untuk meneruskan pembangunan elektrifikasi pada rencana perjalanan KRL untuk rute baru tersebut. Rute ini dirasa sangat penting dilakukan agar masyarakat dapat menikmati transportasi massal dengan mudah.

Salah satunya masih menjadi perbincangan adalah rencana elektrifikasi jalur kereta api Cikarang – Cikampek yang tampaknya semakin terwujud, di mana pemerintah mulai menggelar pertemuan dengan jajaran terkait untuk membahas rencana elektrifikasi jalur tersebut.

Kegiatan ini sejalan dengan Program dalam Rapat Koordinasi Pengembangan Jaringan Perkeretaapian Nasional yang diselenggarakan oleh Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan pada 22 April lalu di Stasiun Tanah Abang.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Barat menyelenggarakan rapat pembahasan rencana pembangunan elektrifikasi jalur kereta api lintas Cikarang-Karawang hingga Cikampek bersama Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) wilayah Jakarta dan Banten.

Sejalan dengan arahan tersebut, pembahasan elektrifikasi lintas Cikarang – Cikampek menjadi bagian dari upaya konkret dalam mendorong peningkatan layanan angkutan massal di wilayah aglomerasi Jakarta dan sekitarnya. Ini dilakukan karena adanya permintaan dan pergerakan masyarakat yang cukup tinggi di wilayah Cikarang dan sekitarnya, akan kesediaan angkutan umum massal berbasis KRL.

Terkait hal tersebut, Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api (LLAKA) Kemenhub mengatakan elektrifikasi jalur Cikarang-Cikampek sudah masuk ke dalam Rencana Strategis (Renstra) DJKA 2025-2029. Saat ini, rencana elektrifikasi tersebut telah memasuki tahap review Detail Engineering Design (DED) elektrifikasi Cikarang – Cikampek pada 2011.

Pada tahap penyusunan DED, fokus kegiatan meliputi perancangan teknis berbagai komponen infrastruktur, antara lain pembangunan gardu traksi, pemasangan jaringan Listrik Aliran Atas (LAA), peningkatan stasiun dan pembangunan Depo termasuk stabling. Diharapkan seluruh aspek teknis, operasional, pembiayaan, serta integrasi antarmoda dapat dirancang secara komprehensif sehingga mendukung kelancaran implementasi pada tahap pembangunan.

Dari data yang diperoleh, PT Kereta Api Indonesia Persero (KAI) wilayah Daerah Operasi (Daop) 1 Jaakarta mencatat bahwa pengguna Commuter Line Walahar lintas Cikarang – Purwakarta mencapai 85,9 juta orang per tahun dengan rata-rata 235.000 per hari. Untuk lintas Cikarang – Cikampek jumlah penggunanya meningkat menjadi 1,2 juta orang di 2025, dari sebelumnya 219.000 orang pada 2022. Sedangkan lintas Cikarang – Purwakarta pun meningkat menjadi 4 juta lebih pada 2025, dari sebelumnya 2,1 juta orang pada 2022.

Dengan di rencanakannya elektrifikasi ini berharap dapat meningkatkan pelayanan terhadap pengguna jasa kereta api. Selain itu bisa memangkas waktu tempuh, meningkatkan frekuensi perjalanan, sekaligus menekan emisi. Dan yang terpenting, konektivitas bisa lebih baik sehingga mendorong munculnya pusat pertumbuhan ekonomi baru di sekitar jalur tersebut.

Usianya Lebih dari Satu Abad, Stasiun Karawang Masih Terlihat Megah dan Makin Eksis

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Yang Terbaru