Tuesday, May 12, 2026
HomeDaratStasiun-stasiun Ini Masuk Wilayah Banyuwangi, Yuk Cek Daftar Nama dan Lokasinya Disini

Stasiun-stasiun Ini Masuk Wilayah Banyuwangi, Yuk Cek Daftar Nama dan Lokasinya Disini

Jika kita menggunakan perjalanan dengan kereta api dan saat melewati stasiun, terkadang masih belum mengetahui wilayah apa yang menjadi letak stasiun tersebut. Apalagi kereta api lebih banyak melewati stasiun kecil yang melintas langsung dan hampir tak mengetahui nama stasiun tersebut memasuki wilayah mana. Seperti halnya di daerah ujung paling timur Pulau Jawa. Jalur kereta api tersebut melintasi beberapa stasiun yang memasuki wilayah yang menjadi kabupaten terbesar di Jawa Timur.

Ya, seperti Banyuwangi yang dikenal sebagai ujung timur Pulau Jawa, memiliki beberapa stasiun kereta api aktif. Setiap stasiun memiliki peran penting dalam menghubungkan Banyuwangi dengan kota-kota besar di Jawa. Mengetahui nama dan lokasi stasiun sangat penting agar perjalanan wisata tidak terganggu karena salah turun atau salah pilih titik keberangkatan.

Nah, kabarpenumpang akan merangkumnya untuk kalian, stasiun mana saja yang masih masuk kawasan Banyuwangi. Disimak, ya:

1. Stasiun Kalisetail
Stasiun ini berada di Jalan Raya Kalisetail, Jambewangi, Sempu, Banyuwangi yang menjadi salah satu stasiun kelas I di Banyuwangi. Stasiun ini berfungsi sebagai penghubung antara kota-kota di Jawa Timur dengan jalur menuju Banyuwangi. Karena itu, stasiun ini sering dijadikan titik naik dan turun penumpang lokal maupun jarak jauh.

Selain fungsinya yang penting dalam transportasi, area sekitar Kalisetail juga terkenal dengan wisata alamnya. Beberapa destinasi yang bisa dijangkau dari sini antara lain Pemandian Umbul Bening, Waduk Sidodadi Glenmore, dan Air Terjun Legomoro. Bagi wisatawan, turun di stasiun ini bisa jadi pilihan menarik untuk eksplorasi.

2. Stasiun Kalibaru
Berada di Jalan Raya Jember No.1, Kalibaru, Banyuwangi, stasiun Kalibaru terletak di kaki Gunung Gumitir. Stasiun ini cukup istimewa karena jalur kereta menuju Kalibaru menyajikan pemandangan indah berupa pegunungan, perkebunan, dan terowongan bersejarah.

Tidak jarang wisatawan yang naik kereta dari sini sengaja menikmati perjalanan sambil berfoto. Selain keindahan jalurnya, Kalibaru juga dekat dengan berbagai destinasi wisata populer seperti Doesoen Kakao, Air Terjun Tirto Kemanten, hingga wisata paralayang. Suasana sejuk khas pegunungan membuat pengalaman naik turun di stasiun ini menjadi lebih menyenangkan.

Stasiun Kalibaru: Pintu Masuk Wisata Menuju Gerbang di Bumi Blambangan

3. Stasiun Temuguruh
Meskipun terletak di Desa Gendoh, Kecamatan Sempu, namun stasiun ini dikenal dikenal dengan nama Temuguruh karena lokasinya yang berdekatan dengan desa tersebut. Stasiun ini memiliki tiga jalur dengan jalur 2 sebagai lintasan lurus utama, jalur 3 digunakan bila ada persilangan, sedangkan jalur 1 sudah tidak lagi difungsikan.

Pemandangan sekitar stasiun cukup asri karena dikelilingi oleh perbukitan dan area pedesaan. Tidak jauh dari sini, wisatawan bisa menemukan destinasi populer seperti Hutan Pinus Songgon dan Air Terjun Telunjuk Raung. Suasana alami inilah yang membuat stasiun ini memiliki daya tarik tersendiri.

4. Stasiun Rogojampi
Menjadi salah satu stasiun yang ramai karena letaknya berdekatan dengan Bandara Banyuwangi. Ya, Stasiun Rogojampi memiliki akses hanya dengan waktu tempuh sekitar 15 menit, penumpang bisa berganti moda transportasi dari kereta ke pesawat atau sebaliknya. Hal ini menjadikan Rogojampi sebagai stasiun transit yang cukup penting.

Stasiun ini berlokasi di Jalan Stasiun Rogojampi, Rogojampi, Banyuwangi. Walaupun tidak sebesar Stasiun Ketapang, fasilitas yang tersedia di Rogojampi cukup memadai untuk penumpang kelas eksekutif maupun ekonomi. Letaknya juga dekat dengan beberapa destinasi wisata, seperti Pantai Blimbingsari, sehingga penumpang yang turun di sini bisa langsung menikmati liburan.

5. Stasiun Banyuwangi Kota
Berada di Jalan Stasiun Karang Asem, Glagah, Banyuwangi, Stasiun Banyuwangi Kota dulunya bernama Stasiun Karangasem sebelum diganti pada 2019. Perubahan nama ini dilakukan agar lebih mudah diingat, mengingat stasiun ini berada cukup dekat dengan pusat kota Banyuwangi. Banyak wisatawan yang memilih stasiun ini karena aksesnya yang strategis menuju berbagai tempat wisata.

Selain itu, Stasiun Banyuwangi Kota juga menjadi jalur penting bagi kereta jarak jauh yang melayani penumpang dari Surabaya maupun kota lain di Jawa. Dari stasiun ini, wisatawan bisa melanjutkan perjalanan menuju Kawah Ijen, Pantai Boom, hingga desa wisata adat Kemiren. Tidak heran jika keberadaan stasiun ini menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

6. Stasiun Ketapang
Merupakan stasiun kereta api terbesar di Banyuwangi yang dulunya dikenal sebagai Stasiun Banyuwangi Baru. Stasiun ini berada di ujung timur Pulau Jawa sehingga menjadi titik pemberhentian terakhir maupun keberangkatan awal dari wilayah Banyuwangi. Berada di lokasi Jalan Gatot Subroto No.36, Ketapang, Banyuwangi, stasiun ini selalu ramai karena menjadi akses utama penumpang dari Jawa menuju Bali atau sebaliknya.

Keunggulan utama stasiun ini adalah lokasinya yang sangat dekat dengan Pelabuhan Ketapang, hanya berjarak sekitar 500 meter saja. Tak heran jika banyak wisatawan yang memilih turun di sini, terutama penumpang yang ingin melanjutkan perjalanan ke Bali melalui penyeberangan Gilimanuk. Fasilitas di stasiun ini juga cukup lengkap sehingga memudahkan para penumpang.

Stasiun Barat Jadi Stasiun Magetan, Ternyata Pernah Punya Percabangan ke Lanud Iswahjudi

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Yang Terbaru