Monday, May 18, 2026
HomeAnalisa AngkutanUji Coba Palang Pintu Elektronik di Jalan Ampera, Petugas Masih Terus Berjaga...

Uji Coba Palang Pintu Elektronik di Jalan Ampera, Petugas Masih Terus Berjaga di Lokasi Perlintasan

Jalan Ampera, Bekasi masih terus menjadi sorotan media dan masyarakat. Pasca insiden yang terjadi pada 27 April 2026 lalu membuat banyak komentar warga net yang berseliweran di media sosial, termasuk sorotan palang pintu perlintasan di jalan yang dekat dengan Stasiun Bekasi Timur tersebut.

Semula memang berbagai informasi yang diterima bahwa perlintasan Jalan Ampera hendak ditutup, namun keputusan itu sulit diambil lantaran membutuhkan pertimbangan matang terkait dampak sosial dan kelancaran arus lalu lintas di area tersebut. Apalagi jika ditutup, justru nanti jalan nasionalnya pastinya terganggu.

Dari hal tersebut, evaluasi tentu terus dilakukan hingga akhirnya perlintasan Ampera tetap digunakan dan kini menggunakan palang pintu elektronik yang sudah terpasang. Pemasangan palang otomatis itu bagian dari percepatan penanganan perlintasan sebidang yang juga dilakukan di daerah lain.

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, mengatakan percepatan penataan perlintasan saat ini menjadi bagian penting dalam penguatan sistem keselamatan transportasi berbasis risiko. Karena itu penanganannya perlu dilakukan lebih cepat, terukur, dan terintegrasi agar ruang keselamatan di lapangan semakin baik.

Palang pintu perlintasan baru yang saat ini masih dalam tahap penyempurnaan dan uji coba operasional sebagai bagian dari penguatan pengamanan perjalanan kereta api dan pengguna jalan. Sempat juga dilakukan percobaan perdana saat kereta api melintas, palang pintu tersebut dinyalakan mulai dari lampu, suara sirene, hingga palang yang bisa tertutup dan terbuka.

Selama proses penyempurnaan fasilitas di kawasan Ampera berlangsung, pengamanan perjalanan kereta api masih dilakukan menggunakan palang pintu lama yang tetap difungsikan. Selain itu, pengamanan sementara juga didukung melalui swadaya masyarakat sambil menunggu pembangunan pos jaga dan penempatan petugas resmi.

Anne menambahkan, kolaborasi di lapangan menjadi bagian penting dalam menjaga keselamatan selama proses peningkatan fasilitas berlangsung. Keberadaan fasilitas keselamatan juga perlu diikuti dengan disiplin pengguna jalan saat melintas di area perlintasan. Seperti halnya tidak menerobos palang pintu, berhenti sejenak, tengok kanan dan kiri, serta memastikan kondisi aman sebelum melanjutkan perjalanan.

Tentunya, PT Kereta Api Indonesia Persero (KAI) bersama pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan di berbagai wilayah berupaya meningkatkan keamanan pengguna jalan di titik-titik perpotongan jalur rel dan jalan raya. Serta mengajak masyarakat berperan aktif dalam menjaga keselamatan di kawasan perlintasan kereta api dengan tidak membuat perlintasan liar karena dapat mengganggu jarak pandang masinis serta meningkatkan risiko kecelakaan.

Cegah Bahaya di Perlintasan Kereta Api, Yuk Simak Tips Aman Berikut Ini

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Yang Terbaru