Hal terpenting dari transportasi kereta api adalah perjalanan aman, nyaman, dan praktis. Apalagi tentunya pilihan masyarakat menggunakan kereta api terbebas dari kemacetan dan juga ketepatan waktu. Dari situlah masyarakat selalu aktif menggunakan transportasi berbasis rel yang menempuh perjalanan ke berbagai kota tujuan.
Tak hanya dilihat dari aktivitas penumpang saat di perjalanan, namun saat di tempat tujuan pun terlihat penumpang ramai memadati stasiun tujuan bahkan hingga stasiun akhir. Ya, sebagai contoh stasiun yang berada di kawasan Jakarta Pusat ini adalah Stasiun Pasar Senen. Beragam masyarakat pengguna kereta api dari berbagai wilayah di Pulau Jawa selalu memadati stasiun besar ini.
Tak hanya saat akhir pekan atau pun hari libur nasional, saat hari biasa (weekdays) pun, Stasiun Pasar Senen memang selalu padat akan penumpang pengguna kereta api jarak jauh. Data yang diterima dari PT Kereta Api Indonesia Persero (KAI), Stasiun Pasar Senen tercatat sebagai stasiun kereta api jarak jauh tersibuk di Indonesia sepanjang Januari-Mei 2026. Dalam periode tersebut, Stasiun Pasar Senen melayani total 3,15 juta penumpang kereta api jarak jauh yang terdiri dari 1,67 juta penumpang naik dan 1,48 juta penumpang turun.
Menurut Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba dalam keterangan resminya, Stasiun Pasar Senen merupakan simpul strategis mobilitas antarkota di Indonesia. Data Januari hingga Mei 2026 memperlihatkan peran stasiun ini sangat besar karena melayani perjalanan jarak jauh dalam volume tinggi dan terhubung dengan perjalanan komuter serta angkutan publik perkotaan.
Pergerakan penumpang kereta api jarak jauh di Stasiun Pasar Senen tercatat sebanyak 622.763 penumpang pada Januari, 492.511 penumpang pada Februari, 783.962 penumpang pada Maret, 613.383 penumpang pada April, dan 643.226 penumpang pada Mei 2026. Hal tersebut terlihat bahwa karakter Stasiun Pasar Senen memang sangat kuat karena melayani perjalanan masyarakat lintas segmen.
Bagi banyak pelanggan, Pasar Senen menjadi titik awal perjalanan yang dekat, praktis, dan terhubung. Mulai dari perjalanan keluarga, pekerja, pelajar, mahasiswa, wisatawan, pelaku usaha kecil, hingga masyarakat yang mengandalkan kereta api sebagai moda utama menuju berbagai kota.
KAI terus memastikan alur pelanggan di stasiun ini berjalan tertata, mulai dari kedatangan di area stasiun, proses boarding, informasi perjalanan, hingga keberangkatan kereta api. Karena diketahui bukan hanya melayani kereta api jarak jauh saja, namun Stasiun Pasar Senen juga melayani perjalanan Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line Cikarang dan Bekasi.
Sebagaimana data Commuter Line yang diperoleh dari sumber PT KAI bahwa sepanjang Januari hingga Mei 2026, pengguna Commuter Line di Stasiun Pasar Senen tercatat sebanyak 1,5 juta penumpang, terdiri dari 706.562 penumpang gate in dan 802.631 penumpang gate out. Lalu volume penumpang bulanan pada Commuter Line di Stasiun Pasar Senen mencapai 311.994 penumpang pada Januari, 262.895 penumpang pada Februari, 382.015 penumpang pada Maret, 272.160 penumpang pada April, dan 280.129 penumpang pada Mei 2026.
Jumlah penumpang pengguna kereta api di Stasiun Pasar Senen tentu menjadi yang tersibuk se-Indonesia. Hal tersebut salah satunya akses yang cukup mudah, terutama bagi penumpang yang memilih angkutan publik sejak awal perjalanan. Konektivitas kawasan Stasiun Pasar Senen juga didukung akses Transjakarta di Halte Senen. Layanan yang tersedia mencakup BRT 2 Pulo Gadung–Monas, rute 2A Pulo Gadung–Rawa Buaya, rute 7F Kampung Rambutan–Juanda via Cempaka Putih, BRT 14 Jakarta International Stadium–Senen, serta rute 14B Tanjung Priok–Senen via JIS.
Selain itu kawasan Senen juga memiliki aktivitas ekonomi dan akomodasi yang kuat. BPS mencatat Kecamatan Senen memiliki 25 hotel dan 14 penginapan pada 2024. Pun seluruh kelurahan di Kecamatan Senen juga memiliki prasarana transportasi darat dengan angkutan umum bertrayek tetap.
Tentunya KAI mengimbau penumpang yang akan berangkat dari Stasiun Pasar Senen untuk datang lebih awal, memeriksa kembali jadwal perjalanan melalui Access by KAI, menyiapkan identitas, memperhatikan pengumuman petugas, dan menjaga barang bawaan selama berada di area stasiun. Karena dengan volume mobilitas yang besar, kedisiplinan penumpang dan kesiapan layanan menjadi kunci agar perjalanan dari Stasiun Pasar Senen berjalan lancar.
Masa Lalu Stasiun Bekasi, Sempat Berstatus Sebagai Halte Besar
