Akibat Penerbangan Sepi dan Parkiran Penuh, Sejumlah Pesawat Rusak Gegara ‘Bersenggolan’

0
Dua pesawat Cathay Pacific, A350 dan B777 bersenggolan di Bandara Hong Kong. Foto: Twitter @JournoDannyAero via Sam Chui

Frekuensi penerbangan terus menurun selama beberapa bulan terakhir. Penyebabnya, apalagi kalau bukan wabah virus Cina. Menurut OAG, kapasitas maskapai di seluruh dunia, secara keseluruhan, turun lebih dari seperempat. Laporan terbaru untuk minggu ini menunjukkan penurunan di seluruh dunia sebesar 28,7 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Bahkan, beberapa negara lainnya, seperti Italia dan Hong Kong, penurunannya cukup drastis, mencapai lebih dari 80 persen.

Baca juga: Penerbangan Masih Lesu, Bandara Hong Kong Kehilangan 91 Persen Pengunjung

Selain itu, Asosiasi Transportasi Udara Internasional (IATA) belum lama ini juga telah merilis analisis terbaru. Analisis tersebut menunjukkan, lesunya penerbangan akibat pandemi corona akan menyebabkan maskapai kehilangan sekitar US$314 miliar pada tahun 2020, atau turun hingga 55 persen jika dibandingkan dengan tahun 2019.

Diperkirakan, dampak terburuk baru akan terasa pada kuartal II 2020, yakni pada April-Juni mendatang. Terbukti, pada awal April kemarin, frekuensi penerbangan secara global turun hingga 80 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2019. Sebagian besar karena pembatasan perjalanan yang ketat yang diberlakukan oleh pemerintah dunia untuk membatasi penyebaran virus.

Dalam keadaan tersebut, praktis, maskapai tak punya pilihan lain kecuali meng-grounded armada mereka di bandara. Namun, belakangan, banyaknya pesawat yang parkir di bandara bukan hanya membuat overload dan muncul opsi untuk parkir di gurun, melainkan memicu terjadinya sebuah insiden.

Menurut Travel Radar, sebagaimana dikutip dari samchui.com, belum lama ini, dua pesawat milik Cathay Pacific, A350 AND B777 dilaporkan bersenggolan di Bandara Hong Kong. Belum jelas waktu persis kejadian tersebut, entah kemarin atau lusa. Namun, petugas ground control bandara mengaku, pihaknya menerima informasi adanya insiden senggolan dua pesawat pada pukul 12:30 (waktu setempat) di Taxiway J. Taxiway J belakangan memang terungkap sudah dimanfaatkan otoritas bandara untuk memarkirkan pesawat karena space yang ada sudah tak lagi menampung.

Akibat dari insiden tersebut, baik Airbus A350 ataupun Boeing 777 keduanya mengalami sedikit kerusakan. Airbus A350 mengalami kerusakan pada winglet sebelah kanan sedangkan Boeing 777 rusak pada stabilizer horizontal sebelah kiri.

Senggolan antar dua pesawat Cathay Pacific pun seperti mengulang insiden serupa. Pesawat terbaru A350-1000 milik British Airways dilaporkan bersenggolan dengan pesawat Boeing 777-300ER milik Emirates di Bandara Internasional Dubai, Uni Emirat Arab, pada Selasa (14/4).

Baca juga: Emirates Jadi Maskapai Pertama Lakukan Rapid Tes Corona ke Seluruh Penumpang

Dari gambar yang beredar di media sosial terlihat, komponen trailing edge pada sayap sebelah kiri A350 British Airways rusak akibat bersenggolan dengan elevator sebelah kiri 777-300ER Emirates. Kedua pesawat sama-sama mengalami kerusakan.

Belum ada penjelasan resmi mengenai insiden yang terjadi. Namun dalam twitternya, akun JACDEC @JacdecNew mengatakan bahwa saat itu A350-1000 Flight BA 106 sedang melaksanakan push-back untuk melaksanakanan penerbangan balik ke London.

Leave a Reply