Wednesday, January 7, 2026
HomeAnalisa AngkutanAmbisi Global Turkish Airlines: Investasi Rp361 Triliun untuk Bangun Terminal Kargo Terbesar...

Ambisi Global Turkish Airlines: Investasi Rp361 Triliun untuk Bangun Terminal Kargo Terbesar di Dunia

Maskapai nasional Turki, Turkish Airlines, secara resmi mengumumkan rencana investasi raksasa senilai $23 miliar (sekitar Rp361 triliun) yang dialokasikan khusus untuk memperkuat divisi kargo mereka, Turkish Cargo. Puncak dari investasi ini adalah pembangunan terminal kargo yang diklaim akan menjadi yang terbesar di dunia, berlokasi di pusat penghubung (hub) strategis mereka, Bandara Istanbul.

Langkah berani ini merupakan bagian dari visi strategis maskapai untuk dekade berikutnya, yang bertujuan menjadikan Istanbul sebagai pusat saraf logistik dunia yang tak tertandingi, menyaingi dominasi hub kargo tradisional di Timur Tengah dan Eropa Barat.

Terminal kargo baru yang sedang dikembangkan ini merupakan perluasan dari fasilitas Smartist yang sudah ada. Investasi sebesar $23 miliar tersebut tidak hanya mencakup pembangunan fisik gedung kargo, tetapi juga pengadaan teknologi otomatisasi tingkat tinggi dan kecerdasan buatan (AI) untuk mempercepat arus barang.

Proyek ini dirancang untuk memiliki kapasitas penanganan kargo tahunan yang luar biasa, melampaui fasilitas mana pun yang ada saat ini. Dengan lokasi geografis Istanbul yang unik—menghubungkan Eropa, Asia, dan Afrika dalam jarak terbang pendek—terminal ini diposisikan untuk menguasai pangsa pasar e-commerce global dan pengiriman barang bernilai tinggi seperti farmasi dan teknologi.

Selain pembangunan terminal fisik, dana investasi tersebut juga digunakan untuk memperluas armada pesawat kargo (freighter). Turkish Airlines berencana menambah jumlah pesawat kargo khusus serta memanfaatkan kapasitas belly cargo (ruang kargo di bawah kabin penumpang) pada ratusan pesawat penumpang baru yang telah dipesan dari Airbus dan Boeing.

Integrasi antara terminal kargo terbesar di dunia dengan jaringan penerbangan Turkish Airlines yang menjangkau lebih banyak negara daripada maskapai lain mana pun, akan menciptakan efisiensi waktu pengiriman yang sangat kompetitif. Hal ini menjadi jawaban Turki atas meningkatnya permintaan logistik global pasca-pandemi dan dinamika rantai pasok yang terus berubah.

Ketua Dewan dan Komite Eksekutif Turkish Airlines, Ahmet Bolat, menyatakan bahwa investasi ini adalah pilar utama dari rencana strategis maskapai hingga tahun 2033. Proyek ini diharapkan tidak hanya meningkatkan pendapatan maskapai secara signifikan, tetapi juga memberikan kontribusi besar bagi ekonomi Turki melalui penciptaan ribuan lapangan kerja baru dan penguatan posisi Istanbul sebagai pelabuhan udara utama dunia.

Dengan kapasitas yang sangat besar, terminal kargo ini akan mampu menangani segala jenis barang, mulai dari hewan hidup hingga barang-barang seni yang membutuhkan kontrol suhu dan keamanan ekstra ketat, semuanya dikelola oleh sistem robotik canggih untuk meminimalkan kesalahan manusia.

Pembangunan terminal kargo terbesar di dunia ini mengirimkan sinyal kuat kepada para pesaing global bahwa Turki siap memimpin industri logistik udara. Melalui perpaduan investasi modal yang masif, teknologi mutakhir, dan keunggulan lokasi geografis, Turkish Airlines berada di jalur yang tepat untuk mengubah peta distribusi barang dunia selamanya.

Bermula Dari DC-9, Inilah Rentetan Fakta Unik Seputar Turkish Airlines

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Yang Terbaru