Friday, February 27, 2026
HomeDaratAturan Baru Maret 2026: Perubahan Akses Penumpang Feeder KCJB di Stasiun Bandung

Aturan Baru Maret 2026: Perubahan Akses Penumpang Feeder KCJB di Stasiun Bandung

Stasiun Bandung diketahui tak hanya melayani penumpang kereta lokal maupun jarak jauh saja, semenjak adanya Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) – Whoosh – kini Stasiun Bandung semakin sibuk dan ramai. Salah satunya dengan menambah rangkaian Kereta Feeder KCJB yang memiliki rute Bandung – Padalarang. Ya, kereta yang melayani secara gratis khusus untuk penumpang kereta cepat ini, telah membantu sebagai layanan tambahan yang praktis dan nyaman.

Menurut data yang dihimpun dari berbagai sumber, pada hari pertama beroperasi, KA Feeder KCJB Whoosh telah mengangkut sebanyak 492 pelanggan, dengan rincian sebanyak 259 pelanggan keberangkatan Stasiun Bandung, dan 233 pelanggan keberangkatan Stasiun Padalarang. Adapun jumlah perjalanan yang disiapkan pada tahap awal ini sebanyak 8 perjalanan setiap harinya. Jumlah perjalanan ini telah disesuaikan dengan jadwal perjalanan dari KCJB Whoosh.

Tak hanya itu terdapat akses pintu masuk khusus di Stasiun Bandung bagi penumpang Kereta Feeder KCJB. Saat menuju pintu masuk petugas yang melayani siap menyambut kedatangan calon penumpang tepat di area pintu masuk (Hall KA Feeder KCJB). Penumpang tinggal menunjukkan tiket perjalanan Kereta Cepat Whoosh kepada petugas. Lalu penumpang dapat menunggu jam berangkat KA Feeder KCJB di ruang tunggu yang tersedia di area Hall tersebut.

Namun, saat ini hall pintu masuk Kereta Feeder KCJB di Stasiun Bandung bahwa mulai Bulan Maret 2026 akan segera pindah. Sebelumnya, lokasi Hall KA Feeder KCJB di Stasiun Bandung terletak di kawasan pintu masuk utara (Jalan Kebon Kawung) tepatnya di ujung sebelah kiri arah masuk stasiun.

Namun, berdasarkan informasi resmi dari akun Instagram @keretacepat_id, seluruh operasional feeder nantinya akan dipusatkan di Hall Feeder Barat. Dampaknya, akses melalui Hall Feeder Timur dan Hall Feeder Selatan akan ditutup secara permanen bagi seluruh penumpang. Kebijakan ini bertujuan untuk menyatukan arus pergerakan penumpang dalam satu titik kendali yang lebih efisien.

Fasilitas baru di Hall Feeder Barat ini dirancang khusus untuk memberikan pengalaman transit yang jauh lebih berkualitas bagi masyarakat. Area tersebut diklaim memiliki kapasitas ruang tunggu yang lebih luas serta ketersediaan tempat duduk yang jauh lebih banyak dari sebelumnya. Desain interior yang modern juga menjadi nilai tambah utama untuk meningkatkan kenyamanan para pengguna jasa kereta cepat.

Bagi penumpang yang akan menuju Hall KA Feeder Barat, akses utama dapat ditemukan di sisi barat bangunan Stasiun Bandung. Titik masuk ini dapat dijangkau oleh calon penumpang melalui Pintu Utara yang berlokasi tepat di depan Masjid Al-Mu’min. Penataan lokasi ini diharapkan dapat mempermudah navigasi penumpang saat melakukan perpindahan moda transportasi antar kereta.

Selain perubahan pintu masuk, sistem penjemputan dan penurunan penumpang juga akan mengalami penyesuaian lokasi yang cukup drastis. Titik drop off dan pick up kini dialihkan sepenuhnya ke jalur yang berada tepat di depan gedung Hall KA Feeder Barat. Langkah tersebut diambil untuk menciptakan alur mobilitas yang lebih tertata dan terintegrasi secara menyeluruh di area stasiun.

Meskipun target pemindahan telah ditetapkan pada Maret 2026, jadwal operasional secara mendetail masih menunggu pengumuman resmi lebih lanjut. Pihak dari PT Kereta Cepat Indonesia Cina (KCIC) menyatakan bahwa tanggal pasti mulai berlakunya perubahan ini akan diinformasikan kembali kepada publik dalam waktu dekat.

Stasiun Bandung, Gerbang Masuk Pelancong Yang Jadi Saksi Bisu Suburnya Tanah Priangan

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Yang Terbaru