Australia Canangkan Buka Penerbangan (Penumpang) ke Luar Negeri pada Desember

0
ilustrasi penumpang sakit menggunakan masker di pesawat

Tingkat masyarakat yang sudah vaksin kini semakin tinggi jumlahnya. Meski begitu masih dikatakan jauh dari normal dan batasan perjalanan pun masih ketat. Hal ini dirasakan di Amerika, Australia, negara di Eropa, Asia hingga Afrika.

Baca juga: Gegara Tak Pakai Masker, Pria Inggris Dipenjara Enam Minggu di Singapura

Bahkan di Australia, penduduknya hingga saat ini masih sepenuhnya dilarang untuk terbang keluar negeri tanpa pengecualian dari pemerintah. Walau masih belum normal, tetapi tanda-tanda perjalanan sudah bisa terlihat.

Bahkan bisa menjadi jauh lebih bebas di Negeri Kanguru tersebut pada awal Desember 2021. KabarPenumpang.com melansir dari dmarge.com (1/9/2021), target Australia saat ini adalah agar 80 persen orang dewasa sudah vaksin penuh di Desember 2021.

Jika ini tercapai, maka pemerintah akan mencabut izin larangan bepergian dan masyarakat bisa melancong ke negara-negara dengan tingkat vaksinasi tinggi dan risiko Covid rendah. Berbagai negara itu yakni Inggris, Amerika Utara dan sebagian Asia.

Sedangkan untuk perjalanan ke kota-kota dengan risiko Covid yang lebih tinggi kemungkinan akan diundur hingga setidaknya April 2022. Kota-kota itu seperti Bali, Phuket, Bangkok, Manila, Ho Chi Minh dan Johannesburg.

Baca juga: CDC Rekomendasikan Warga AS untuk Kembali Gunakan Masker di Ruang Publik

Tetapi ketika Anda sudah mengikat diri untuk penerbangan internasional pertama di dunia pasca Covid, ada beberapa hal yang perlu di pelajari. Meski begitu, dalam perjalanannya, para pelancong tetap harus menaati protokol kesehatan salah satunya adalah tetap menggunakan masker meski sudah di vaksin.