Operator Kereta Api Thailand Gunakan Kereta Hibah dari Jepang untuk Pariwisata

0
Kereta Api Negara Thailand (SRT) telah mengumumkan hasil pemeriksaan dari 17 gerbong kereta diesel multi-unit yang disumbangkan oleh Jepang, menemukan semuanya dalam kondisi baik. Foto: Pattaya Mail

Meski telah pensiun, biasanya kereta tidaklah langsung di tempatkan di kuburan kereta. Sebab, beberapa di antaranya masih bisa digunakan kembali alias di operasikan lagi baik untuk pariwisata atau dikonversi menjadi tempat baru.

Baca juga: Kereta Mewah “36+3” Meluncur, Lintasi Lima Rute di Kyushu

Seperti operator Kereta Api Thailand atau STR yang mengoperasikan kembali kereta hibah dari Jepang. Operator kereta asal Negeri Gajah Putih ini mengatakan, meski bekas, ini masih layak pakai karena kondisi yang masih cukup baik.

Dilansir KabarPenumpang.com dari laman pattayamail.com (11/9/2021), kereta ini disumbangkan oleh Operator kereta api Jepang JR Hokkaido dan merupakan kereta yang dinonaktifkan sejak 2016. Meski begitu, STR harus tetap mengocek biaya transportasi dan perbaikan kereta sumbangan tersebut.

Di mana jumlahnya pun tak sedikit untuk 17 gerbong kereta yakni sebesar 42,5 juta baht atau sekitar Rp18 miliar. Aekkarat Sriarayanpong, Direktur Humas SRT, mengatakan SRT akan melakukan inspeksi keselamatan dan perbaikan kereta-kereta ini pada saat kedatangan mereka.

Inspeksi tersebut untuk membuat kereta-kereta itu beroperasi di Thailand sebagai kereta pariwisata. SRT sebelumnya pada Oktober 2018 menerima sepuluh gerbong kereta dari Jepang.

Baca juga: Kereta Ferry, Sensasi Naik Kereta di Tengah Laut

Gerbong-gerbong ini juga sedang direnovasi untuk berfungsi sebagai kereta wisata. Kereta, yang diharapkan mulai beroperasi tahun depan, akan mencakup tiga gerbong penumpang reguler, mobil keluarga dan mobil rekreasi, dengan area yang mencerminkan corak yang dilewati kereta wisata.