Tuesday, June 2, 2026
HomeAnalisa AngkutanBangga! Game Kereta ‘Running Train’ Bernuansa Jepang Ternyata Buatan Developer Asal Indonesia,...

Bangga! Game Kereta ‘Running Train’ Bernuansa Jepang Ternyata Buatan Developer Asal Indonesia, Ini Keunggulannya

Hobi bermain game khususnya kereta api? Rasanya kalian bisa mencoba game yang satu ini. Ya, nama game-nya ‘Running Train’, salah satu game tentang kereta api yang menampilkan suasana di Negeri Sakura alias Jepang telah ramai diperbincangkan di sosial media. Running Trajn telah menjadi sorotan berbagai negara khsusnya Jepang dan Indonesia. Meskipun berlatar belakang pemandangan di Jepang, namun banyak yang mengapresiasi game ini karena terlihat seperti nyata dengan suasana di Jepang.

Sejak meluncur dalam versi Early Access di Steam pada 24 Mei 2026, game ini menarik perhatian karena menghadirkan nuansa jalur kereta pedesaan Jepang yang terasa sangat dekat dengan simulasi kereta klasik. Apalagi game simulasi kereta tersebut dibuat oleh developer asal Indonesia.

Di balik proyek ini ada studio indie asal Indonesia, Novatetsu Games. Pengembang di balik studio tersebut adalah Rizky Nova alias “Rizu”, solo developer asal Indonesia yang mengerjakan sebagian besar aspek pengembangan game secara mandiri, mulai dari pemrograman, desain lingkungan, hingga pemodelan 3D.

Meski dibuat developer Indonesia, Running Train justru mengusung suasana yang kuat dengan jalur kereta pedesaan Jepang. Detail visual dan ambience yang dihadirkan disebut sangat mirip dengan simulasi kereta Jepang klasik, sehingga game ini cepat menonjol di tengah komunitas penggemar train simulator.

Respons positif datang bukan hanya dari pemain Indonesia, tetapi juga dari gamer Jepang dan komunitas train simulator internasional. Di Steam, Running Train kini memperoleh rating “Overwhelmingly Positive” dengan sekitar 98 persen ulasan positif dari pengguna. Banyak review juga ditulis dalam bahasa Jepang, yang memperlihatkan bahwa perhatian terhadap game ini memang datang dari audiens lintas negara.

Salah satu gamer Jepang di Steam menyebut game tersebut sebagai “simulator kereta paling indah yang pernah dirilis”. Ulasan seperti ini memperlihatkan bahwa daya tarik Running Train tidak hanya ada pada ide dasarnya, tetapi juga pada eksekusi visual yang membuatnya terasa menonjol di mata pemain yang akrab dengan genre serupa. Apalagi detail lingkungan, pencahayaan, dan cuaca yang menurutnya terasa “luar biasa realistis”.

Jika masuk dalam permainan ada hal yang sangat menarik saat dimainkan. Running Train mengajak pemain menjadi masinis kereta di jalur fiksi Jepang bernama Hayamori Railway dan Kofuku Railway. Game ini menawarkan lebih dari 40 kilometer jalur kereta dengan detail lingkungan pedesaan, pantai, hingga area bersakura khas Jepang. Visual game dibangun menggunakan Unreal Engine 5.

Berbagai fitur yang dirasakan dan menjadi daya tarik saat bermain adalah cuaca dinamis, mode musim semi sakura, musim dingin bersalju, physics kereta realistis, mode hardcore tanpa UI, photo mode, dan AI auto-drive agar pemain bisa menikmati perjalanan layaknya penumpang.

Running Train juga mendukung controller khusus simulator kereta seperti Zuiki MasCon dan Densha de GO Controller. Yang menarik, game ini dikembangkan hanya oleh satu orang developer. Menurut berbagai laporan media komunitas gaming dan anime, Rizky Nova selama ini aktif memakai nama “Rizu” di komunitas pengembang game Jepang dan komunitas train simulator.

Selain itu developer mengatakan sistem penumpang, conductor mode, dan penambahan jalur kereta lebih panjang masih akan dikembangkan hingga versi penuh dirilis sekitar 2027. Meski begitu, komunitas gamer menilai versi awal game ini sudah cukup solid untuk ukuran proyek indie solo developer.

Berdasarkan halaman resmi Steam, berikut spesifikasi minimum untuk memainkan Running Train di PC:
• OS: Windows 10/11 64-bit
• Prosesor: Intel Core i7-7700HQ atau AMD Ryzen 5 1500X
• RAM: 8 GB
• VGA: Nvidia GeForce GTX 1050M 4 GB VRAM
• DirectX: Versi 12
• Storage: 4 GB

Sementara spesifikasi rekomendasinya meliputi:
• Intel Core i5-12400F atau AMD Ryzen 5 5600X
• RAM 16 GB
• VGA Nvidia GeForce RTX 3060 8 GB VRAM

Dari sekadar proyek indie asal Indonesia, game ini kini berkembang menjadi judul yang dibicarakan oleh komunitas dunia, termasuk pemain yang biasanya sangat ketat menilai simulasi kereta. Namun, dari respons awal yang sudah muncul, game ini telah berhasil menempatkan dirinya sebagai salah satu judul indie yang patut diperhatikan di genre train simulator. Running Train bisa diunduh dari laman Steam ( https://store.steampowered.com/app/4630570/RUNNING_TRAIN/ ) dengan harga Rp206.100. Tertarik bermain game ini?

Mengintip Jenis Commuter Line di Luar Jakarta

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Yang Terbaru