Bayar Tiket LRT Palembang, Per 1 Desember 2018 Bisa Gunakan Kartu Uang Elektronik

LRT Palembang (Elshinta)

Desember 2018 mendatang Light Rail Transit (LRT) Palembang, Sumatera Selatan akan menggunakan kartu uang elektronik untuk pembayarannya. Ini dilakukan PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional (Divre) III Palembang selaku pengelola LRT untuk meningkatkan pelayanan kepada konsumennya.

Baca juga: Prangko Rail Clinic dan LRT Palembang ‘Meriahkan’ HUT PT KAI Ke-73

Dimulainya peningkatan tersebut setelah semua stasiun LRT di 13 titik beroperasi yakni dari Bandara Sultan Mahmud Badruddin II Palembang hingga ke kawasan Jakabaring. KabarPenumpang.com merangkum dari berbagai laman sumber, tiket elektronik ini sendiri akan menggunakan kartu khusus bagi pengguna LRT.

Sehingga pada 1 Desember 2018, semua pengguna LRT sudah diwajibkan untuk menggunakan kartu uang elektronik tersebut. Manajer Humas PT KAI Divre III, Aida mengatakan, pihaknya terus mensosialisasikan kartu uang elektronik tersebut pada penumpang LRT hingga 1 Desember mendatang.

“Kartu uang elektronik ini wajib dimiliki oleh penumpang LRT, sehingga PT KAI selaku operator tak lagi perlu mencetak karcis untuk di taping ke mesin saat akan masuk ke peron,” jelas Aida.

Aida menambahkan, nantinya setiap stasiun ada loket yang menjual kartu uang elektronik serta untuk top up saldo, sehingga penumpang yang tidak memiliki kartu bisa membeli dan yang memiliki kartu tetapi saldo tidak ada bisa mentop up. Dia mengatakan, saat ini PT KAI juga telah bekerja sama dengan beberapa bank untuk menyiapkan kartu uang elektronik tersebut.

“Dari awal di loket stasiun ada yang jual agar mudah membelinya, seperti Bank Sumsel, dan bank lain bergantian menjual kartu uang elektronik,” kata Aida.

Baca juga: LRT Palembang Sepi Penumpang, Kepala Divre III: “Itu Wajar”

Tarif yang dikenakan untuk perjalanan LRT dari stasiun ke stasiun terdekat akan dikenakan Rp5 ribu dan perjalanan terjauh dikenakan Rp10 ribu. Kebarangkatan kereta pada pagi hari dari Stasiun LRT Bandara SMB II Palembang dengan tujuan stasiun terjauh/terakhir Stasiun DJKA Jakabaring mulai pukul 06.46 WIB, 06.47, 07.29, 08.01, 09.06, 09.41 WIB dan seterusnya setiap 30 hingga 60 menit yang pemberangkatan terakhirnya dijadwalkan pada pukul 17.57 WIB.

Sedangkan dari Stasiun LRT DJKA Jakabaring dengan tujuan terakhir Stasiun Banda SMB II Palembang, jadwal keberangkatannya pada pagi hari mulai pukul 04.37 WIB, 05.14, 05.51, 06.28 WIB dan seterusnya setiap 30-60 menit hingga pemberangkatan terakhir pada pukul 16.25 WIB. Tak hanya itu, pada Desember 2018 juga trainset kedelapan untuk LRT ini akan dikirim ke Palembang dan sekarang dalam tahap finishing oleh PT INKA di Madiun.