Thursday, June 13, 2024
HomeDestinasiBekas Mesin Pesawat Disulap Jadi Karavan Unik dengan 4 Tempat Tidur, Dapur,...

Bekas Mesin Pesawat Disulap Jadi Karavan Unik dengan 4 Tempat Tidur, Dapur, dan Ruang Tamu

Barang bekas yang semula tak bernilai, di tangan-tangan kreatif mampu diubah menjadi sesuatu bernilai tinggi. Salah satunya mesin pesawat. Alih-alih menjadi barang rongsokan, mesin pesawat Rolls-Royce Conway 30 dari pesawat Vickers VC10 yang sudah pensiun disulap menjadi pod karavan unik dengan empat tempat tidur, dapur, bahkan ruang tamu. Oleh sang pemilik, ini dinamakan VC10 Caravan Pod.

Baca juga: Airbus A319 Etihad Bekas Disulap Jadi Penginapan “Arabian Night” Mewah

Dilansir Insider, ide untuk menyulap mesin yang biasa digunakan di pesawat Vickers VC10 itu muncul pada 2013 lalu. Saat itu, Steve Jones mendapat kabar bahwa rekan lamanya di Angkatan Udara Britania Raya (RAF) telah mempensiunkan pesawat buatan Vickers-Armstrongs tersebut.

Beberapa tahun berlalu, ia pun mendatanginya dan membeli mesin pesawat itu. Proses perakitan mesin rongsok menjadi sebuah trailer atau pod karavan tidaklah mudah.

Interior pod karavan buatan Steve Jones. Foto: Insider

Setidaknya butuh waktu sekitar 1.000 jam atau kurang lebih dua bulan, mulai Januari-Maret 2020 lalu. Kocek yang dikeluarkan juga tergolong mahal, mencapai US$5.025 atau sekitar Rp70 juta lebih (kurs 14.084). Itu pun belum termasuk membeli rongsokan atau mesin bekas itu.

Disebutkan, mula-mula Jones memotong semua kabel dan pipa, diikuti dengan meratakan bagian bawah mesin agar sesuai dengan sasis.

Kemudian, ia menyiapkan dua pintu, jendela, melapisi bagian dalam pesawat dengan kayu, karpet, membuat pajangan di dinding, meletakkan furnitur minimalis, dan membuat lounge-dining area di ruang yang cukup sempit, lengkap dengan dua kursi panjang yang bisa difungsikan sebagai tempat tidur double bed. Dalam mode tidur, pod karavan ini bahkan mendapat tambahan dua tempat tidur lagi di bagian atas layaknya kasur tingkat. Jadi total ada empat tempat tidur.

“Tugas besar pertama saya adalah membagi mesin menjadi dua, jadi saya bisa menggunakan rangka luar menjadi pod saya,” katanya. “Setelah semua komponen dikeluarkan dan hanya menyisakan dua roda saja, saya memasukkan kayu lapis dan kemudian menambahkan furniture dan peralatan penunjuang lainnya,” tambahnya.

Ketika difungsikan, VC10 Caravan Pod buatan Jones akan tampak lebih lega dengan adanya dua pintu yang membuat separuh karavan tersebut terbuka lebar. Hal itu juga bisa membuat cahaya dan udara segar di alam bebas masuk ke dalam kabin pod itu sambil duduk menikmati sampanye, mirip seperti ruang tamu.

Meskipun sudah selesai dikerjakan dan siap digunakan kapan pun, Jones belum berencana membawa pod karavan unik itu keliling Inggris sampai setidaknya 2021, akibat pandemi virus Corona. Namun, sebelum hal itu terwujud, nampaknya ia akan disibukkan dengan banyaknya pesanan pod karavan serupa dan khusus.

Baca juga: Fotografer Bali Sukses Curi Perhatian Dunia Berkat Aksi Esktrem di Atas Sayap Pesawat

Meski begitu, Jones berkomitmen untuk menyelesaikan pesanan pod karavan senilai US$31.477 atau Rp 436 juta lebih (kurs Rp 14.084).

Jones memang mendadak terkenal usai kegiatannya yang berpusat di kediamannya di Leicester, diliput oleh sebuah stasiun TV dan ditayangkan dalam sebuah acara bedah rumah, George Clarke’s Amazing Spaces.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Yang Terbaru