Berani Langgar Aturan, Tak Ada Ampun Bagi Perokok di Dalam Kereta

0
Satu keluarga diturunkan dari kereta Prameks akibat rokok (Radar Jogja)

Mau naik kereta komuter atau kereta jarak jauh, aturan dilarang merokok di dalam kereta sudah sangat jelas dan banyak diinformasikan oleh pihak PT KAI mulai dari lingkungan stasiun hingga di dalam gerbong. Namun tabiat buruk penumpang yang mencoba melanggar aturan masih saja sering ditemui.

Baca juga: Masih Adakah Bilik Rokok di Dalam Bus?

Sanksi yang diberikan pun sangat tegas oleh para polisi khusus kereta atau Polsuska, dimana penumpang yang ketahuan merokok harus diturunkan di stasiun terdekat. Beberapa kejadian merokok dan tertangkap tangan sehingga penumpang diturunkan sering sekali terjadi. Dan belum lama ini, tepatnya pada hari Jumat lalu (4//8/2017), Polsuska kembali membuat langkah tegas, satu keluarga diturunkan paksa dari kereta Prambanan Ekspres atau yang biasa di kenal Prameks, hal tersebut karena sang suami merokok dalam toilet kereta.

Dirunut dari kejadiannya, Polsuska menangkap tangan pria berjaket hitam saat mencium bau rokok dari toilet, dan seperti biasa pelaku kemudian mencoba melakukan negosiasi kepada petugas. Namun, sayangnya negosisasi tersebut tidak berhasil. Alhasil, pria tersebut bersama dengan istri dan anaknya yang masih balita harus turun secara paksa di stasiun terdekat yakni stasiun Rewulu yang berada di Argomulyo, Bantul.

“Dia merokok didalam kereta, aturanya no smoking didalam kereta, terpaksa kita turunkan paksa. Aturan didalam keretakan sudah jelas bahwa tidak boleh merokok didalam gerbong kereta, siapapun itu tetap kita turunkan paksa,” kata Arifin salah satu Polsuska yang dikutip KabarPenumpang.com dari radarjogja.co.id (4/8/2017).

Dua bulan lalu, KabarPenumpang.com melakukan menuju Yogyakarta, tak ayal seorang pemuda sebenarnya bukan merokok biasa, melainkan menggunakan vape atau rokok listrik yang kemudian sempat bernegosiasi dengan Polsuska, namun tak digubris dan diturunkan di stasiun terdekat. Saat itu, pemuda tersebut turun berasama temannya dan diproses oleh pihak stasiun.

Baca juga: Mengenal Polsuska, Penegak Peraturan di Kereta Api

Diketahui, stasiun Rewulu merupakan stasiun kelas III yang berjarak 8 km dari Stasiun Patukan tempat satu keluarga diturunkan melalui pintu sebelah kiri dan harus melompat dari pintu kereta karena tidak ada anak tangga sembari menggendong anaknya.

Sebenarnya, masalah merokok di dalam kereta bukan sekali dua kali terjadi, melainkan sering. Padahal sanksi tegas sudah dilayangkan oleh pihak PT KAI, nanum masih saja banyak yang tidak peduli dan mau tak mau harus turun dan menggunakan kereta dengan tujuan yang sama dengan membeli tiket baru. Bagi Anda pengguna kereta dan perokok, ikuti aturan atau turun di stasiun terdekat kemudian merugi?

Baca juga: Peuyeum Dilarang Masuk Kabin Kereta?

Leave a Reply