Monday, July 15, 2024
HomeDaratBerhenti dari Pekerjaan Tetap, Seorang Insinyur Percantik 48 Stasiun dengan Seni 3D

Berhenti dari Pekerjaan Tetap, Seorang Insinyur Percantik 48 Stasiun dengan Seni 3D

Ada 48 stasiun kereta api di India yang dibalut dengan seni 3 dimensi (3D) dan membuatnya tampak lebih indah dari sebelumnya. Keindahan ini dibuat oleh seorang insinyur yang berhenti dari pekerjaannya. Nilesh Nagra dari Indore Madhya Pradesh, lima tahun lalu merasa jijik seperti kebanyakan penumpang yang melihat keadaan menyedihkan sebuah stasiun kereta api di India.

Baca juga: Setelah Bus Scania, Mural Rangkaian Kereta Api India Sukses Sedot Perhatian Warga

Dari urinoir terbuka, cat dinding yang mulai mengelupas, kotoran sapi hingga lalat di mana-mana. Ternyata hal ini membuat terbayang di pikiran Nilesh selama berhari-hari, bahkan saat dia kembali ke rumahnya. Meski kondisi stasiun di Madhya Pradesh tidak separah itu, dia khawatir keadaanya bisa lebih buruk dan memutuskan untuk mengambil tindakan.

Dilansir KabarPenumpang.com dari thebetterindia.com (16/3/2022), karena berprofesi sebagai insinyur sipil, Nilesh akhirnya berdiskusi dengan temannya untuk mempercantik stasiun kereta api melalui lukisan dan beberapa minggu kemudian keduanya duduk di luar kantor Division Railways Magistrate (DRM) Ratlam. Mereka mengusulkan karya seni 3D yang mempromosikan warisan, seni, budaya dan tradisi lokal.

Awalnya mereka bereksperimen hanya dengan satu peron kereta api dan sebagai gantinya mereka mendapat lima stasiun. Satu-satunya syarat adalah mereka harus mendanai sendiri proyek tersebut. Kemudian, Nilesh mengumpulkan lima orang yang belajar seni rupa, atau mereka yang lulus di bidang yang sama, dan menyelesaikan proyek tersebut, membuat para pejabat dan penumpang terkesan.

“Mereka melakukan pekerjaan hebat dengan biaya minimal. Melihat dinding menjadi hidup dengan warna-warna cerah, monumen lokal, tempat wisata, festival dan banyak lagi, kami mengamati perubahan perilaku orang juga. Ada kesadaran dan pengurangan aktivitas pembuangan sampah. Sekarang orang berpikir sebelum meludah,” kata Babar Qureshi, Manajer Komersial, Divisi Ratlam.

Apa yang dimulai dengan tim kecil yang terdiri dari lima orang sekarang memiliki 145 seniman dan perusahaan mereka ‘Satrangi Creations’ dikenal luas di kalangan perkeretaapian.

“Sejauh ini kami telah mencakup 48 stasiun dan area seluas tujuh lakh kaki persegi. Kami telah bekerja di Rajasthan, Maharashtra dan Madhya Pradesh. Idenya adalah untuk mendorong orang menjaga kebersihan stasiun dengan membuat kreasi yang unik. Kecil kemungkinan Anda akan membuang sampah di tempat yang terlihat memukau. Saya berterima kasih kepada kereta api karena mendukung saya,” kata Nilesh.

Sementara beberapa proyek mereka didanai oleh departemen perkeretaapian, beberapa disponsori melalui kegiatan CSR atau didanai sendiri.

“Kota Neemuch, tempat tugas kedua kami, adalah tempat lahirnya Central Railway Police Force (CRPF), jadi kami mendekati mereka dan menjelaskan karya seni bertema CRPF kami untuk stasiun tersebut. Mereka setuju dan memberi kami Rs2,5 lakh. Beberapa surat kabar bahkan telah meliput acara tersebut. Jadi untuk setiap stasiun, kami mencoba mendekati organisasi lokal yang dapat membantu kami secara finansial,” katanya.

Nilesh berhenti dari pekerjaan penuh waktunya di sebuah rumah perusahaan dan melibatkan dirinya sepenuhnya dalam melukis dinding dan mural. Pada setiap proyek, tim mempelajari budaya lokal, bangunan cagar budaya, sejarah, cara hidup dan lainnya untuk memasukkan sebanyak mungkin pemandangan lokal.

Dia mengatakan kereta api bisa menjadi media yang baik untuk memperkenalkan wisatawan ke pemandangan lokal. Misalnya, mereka menambahkan cetak blok Nandana di Neemuch, lukisan ratu Ahilyabai Holkar di Indore, tarian rakyat Maharana Pratap dan Ghomer di Chittorgarh, seni Ajanta Ellora di Jalgaon dan sebagainya. Salah satu karya seni mereka diperhatikan oleh Dewan Seni Norwegia pada tahun 2019 di media sosial dan Nilesh diundang ke negara itu untuk berkolaborasi.

Baca juga: Lukisan Dinding Ramaikan 100 Stasiun di India

“Itu adalah dorongan besar bagi kami. Saya mengunjungi mereka dua kali, sekali untuk desain dan kedua kalinya untuk mengeksekusinya. Mereka ingin tahu teknik 3D saya,” katanya.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Yang Terbaru