Setelah Bus Scania, Mural Rangkaian Kereta Api India Sukses Sedot Perhatian Warga

0
Sumber: mathrubhumi.com

Masih ingatkah Anda dengan mural sebuah bus Scania yang menghiasi salah satu sudut Government Model Boys’ Higher Secondary School di Attingal, Kerala? Ya, karya artistik ini memang bisa saja menipu sejumlah pasang mata yang sekilas melihatnya. Namun, tipuan mata seperti ini tidak hanya dapat Anda temui di Attingal saja. Pasalnya, di salah satu distrik Kerala lainnya, Mele Palangad juga terdapat sebuah mural yang siap menipu visual Anda.

Baca Juga: Jangan Salah Naik, Bus Scania ini Hanyalah Sebuah Mural!

Mengutip dari laman mathrubhumi.com (6/4/2019), sebuah rangkaian kereta api yang membentang sepanjang tembok dari salah satu rumah warga di sana berhasil membetot perhatian. Adalah Muhammad, seorang warga Mele Palangad yang ‘mengabdi’ kepada perusahaan kereta api di India melukis tembok rumahnya dengan desain kereta api. Ya, Muhammad bisa melihat kereta api tanpa harus pergi ke stasiun.

Sumber: mathrubhumi.com

Alih-alih hanya berupa gambar kereta saja, Muhammad juga mendesain tembok di rumahnya tersebut sehingga mirip dengan body kereta – lengkap dengan lokomotifnya. Desain tembok unik ini merupakan hasil kerja samanya dengan seorang seniman lokal yang bernama Shaji Arambram. Alhasil, bentuk kerja sama antara pegawai kereta api ini dengan sang seniman berbuah karya seni yang memiliki nilai estetik.

Tidak hanya membentuk body keretanya saja, Shanji juga menambahkan sejumlah detail penting yang semakin menambah kemiripan tembok rumah Muhammad ini dengan sebuah rangkaian kereta – seperti detail pada bagian mesin dan kaca gerbong penumpang. Setelah mendapatkan bentuk kereta api yang diinginkan, Muhammad beserta Shanji sang seniman lalu mengecat keseluruhan pagar tersebut dengan rincian warna yang sama persis dengan salah satu kereta yang beroperasi di India.

Baca Juga: Seni Graffiti di Inggris, Kebanggaan Kaum Bronx yang Sisakan Kesan Kotor dan Tidak Terjaga

Ketika proses duplikasi kereta ini rampung, perhatian sejumlah orangpun langsung tertuju pada kereta palsu yang parkir di depan rumah Muhammad. Layaknya di Indonesia, mereka pun tidak lantas melewatkan karya seni ini begitu saja, melainkan mengabadikannya dengan cara selfie. Mungkin cerita dari Muhammad ini dapat dijadikan satu contoh sederhana bahwa kecintaan seseorang terhadap sesuatu dapat ditunjukkan atau bahkan direalisasikan dengan berbagai cara.

Leave a Reply