Monday, June 29, 2026
HomeDaratBukan Cuma Indonesia, Tiga Negara Tetangga Ini Juga Punya Kereta Panoramic Mewah

Bukan Cuma Indonesia, Tiga Negara Tetangga Ini Juga Punya Kereta Panoramic Mewah

Kehadiran Kereta Panoramic yang dioperasikan oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) melalui anak usahanya, KAI Wisata, telah sukses mencuri perhatian para pencinta moda transportasi rel di tanah air. Dengan kaca jendela berukuran ekstra besar di kedua sisi dan atap kaca (sunroof) otomatis yang dapat dibuka-tutup, kereta ini memberikan pengalaman visual yang memukau sepanjang perjalanan menembus lanskap hijau Pulau Jawa.

Keberhasilan konsep ini ternyata sejalan dengan tren pariwisata berbasis rel (rail tourism) yang sedang berkembang pesat di kawasan regional. Selain Indonesia, sejumlah negara di Asia Tenggara ternyata juga menghadirkan layanan kereta serupa yang mengandalkan desain jendela panorama untuk memanjakan mata para pelancong.

Vietnam menjadi salah satu negara yang paling agresif dalam menggarap pasar kereta wisata premium berkonsep panorama. Melalui kerja sama dengan grup perhotelan mewah Anantara, negara ini menghadirkan layanan bernama The Vietage. Kereta mewah ini melayani rute pesisir tengah Vietnam yang menghubungkan Da Nang, Quy Nhon, hingga Nha Trang.

Setiap bilik pribadi di dalam kereta didesain dengan jendela-jendela besar yang memberikan pandangan tak terbatas ke arah hamparan sawah, perbukitan hijau, dan garis pantai Laut China Selatan selama enam jam perjalanan. Selain The Vietage, Vietnam juga memiliki SJourney Express yang menawarkan konsep luxury rail tour lintas utara-selatan, menggunakan gerbong berdesain klasik yang dilengkapi jendela panorama berukuran besar untuk menikmati keindahan pedesaan Vietnam yang ikonik.

Tidak ketinggalan, Thailand melalui otoritas kereta apinya, State Railway of Thailand (SRT), juga aktif merestorasi dan memodifikasi armada mereka demi mendukung sektor pariwisata. Salah satu andalan terbaru mereka adalah SRT Royal Blossom, gerbong wisata premium yang didesain ulang secara khusus dengan jendela kaca yang dibuat jauh lebih lebar, tinggi, dan minim sekat masif. Kereta ini secara berkala dioperasikan untuk rute-rute wisata domestik dari Bangkok menuju kota-kota bersejarah atau destinasi alam. Selain itu, SRT juga mengoperasikan kereta legendaris KiHa 183 hasil hibahan dari JR Hokkaido Jepang.

Penumpang Kian Meningkat, Ternyata Ini Keunggulan yang Bikin Kereta Panoramic Makin Digemari

Keunikan dari KiHa 183 ini terletak pada posisi kabin masinis yang berada di lantai atas (elevated), sehingga penumpang yang duduk di barisan paling depan dapat menikmati pandangan panoramic ke arah depan lintasan rel, menyajikan sensasi perjalanan yang sangat mirip dengan kereta wisata di negeri sakura.

Bagi mereka yang mencari kemewahan kelas dunia di atas rel, jalur lintas batas yang menghubungkan Singapura dan Malaysia menawarkan pengalaman legendaris melalui Eastern & Oriental Express yang dikelola oleh operator ternama Belmond. Kereta mewah ini membawa penumpang menerobos lebatnya hutan tropis, perkebunan kelapa sawit, dan pemukiman tradisional di sepanjang semenanjung Malaya.

Daya tarik utama dari kereta ini adalah keberadaan gerbong observasi (Observation Car) yang ditempatkan di bagian paling belakang rangkaian. Gerbong ini mengombinasikan area semi-terbuka dengan jendela melengkung berukuran raksasa yang menyuguhkan pemandangan lanskap Asia Tenggara secara 180 derajat tanpa halangan, lengkap dengan tiupan angin alami yang menambah kesan petualangan romantis masa lalu.

Melalui berbagai inovasi tersebut, negara-negara di Asia Tenggara membuktikan bahwa perjalanan dengan kereta api kini bukan lagi sekadar urusan berpindah dari satu titik ke titik lain, melainkan sebuah destinasi pariwisata itu sendiri. Jika Indonesia unggul dengan keunikan atap kaca komersial regulernya, negara-negara tetangga berhasil mengemas konsep jendela panorama ini ke dalam paket wisata premium dan kereta charter eksklusif. Kehadiran kereta-kereta panoramic ini semakin memperkaya pilihan bagi para pelancong domestik maupun internasional untuk mengeksplorasi kekayaan alam dan budaya Asia Tenggara dengan cara yang lebih lambat, mendalam, dan tentu saja, estetis.

Dongkrak Sektor Pariwisata, Thailand Gandeng Raksasa Perhotelan Garap Jaringan Kereta Mewah Kelas Dunia

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Yang Terbaru