Bus Borussia Dortmund Dibom, Polisi Sterilkan Radius 7 Mil Dari TKP

0
Sumber: ITV.com

Teror bom kembali menyerang dunia transportasi, setelah sebelumnya sebuah bom meledak di sebuah bom di Russia beberapa waktu yang lalu. Kali ini bukan hanya satu, melainkan tiga bom sekaligus meledak di sebuah bus yang berisikan pemain dari klub bola asal Jerman Borussia Dortmund. Rombongan dalam bus nahas itu tengah bertolak menuju Signal Iduna Park, Jerman, markas dari Borussia Dortmund.

Pertandingan yang akan mempertemukan Borussia Dortmund dengan AS Monaco dalam gelaran Liga Champion ini terpaksa diundur dari jadwal yang telah direncanakan sebelumnya. Laga yang seharusnya digelar pada Rabu (12/4/2017) dini hari terpaksa ditunda sampai pukul 23.45 WIB. Dalam insiden ini, salah satu bek andalan Dortmund, Marc Bartra terpaksa menjalani operasi pergelangan tangan setelah dirinya terkena puing akibat ledakan. Tidak ada korban jiwa dalam tragedi bom ini.

Menurut penuturan kiper Dortmund yang juga berada di dalam bis, Roman Burki, ia tengah duduk di bangku paling belakang tepat di samping Bartra sebelum akhirnya mereka mendengar sebuah ledakan yang amat keras dari bagian belakang bus. Para pemain serta official langsung merunduk karena khawatir akan kondisi saat itu, kaca samping bus  pecah dan suasana amat mencekam. “Diantara kami, tidak ada yang berpikir tentang pertandingan,” ujar Burki seperti yang dilansir dari laman tempo.co, Rabu (12/4/2017).

Bom tersebut meledak setelah bus meninggalkan hotel dimana pemain beserta official klub Dortmund berkumpul, lokasinya juga sudah tidak terlalu jauh dari stadion Signal Iduna Park, hanya sekitar 7 mil dari lokasi peledakan. Bartra yang terluka parah lalu dibawa ke rumah sakit terdekat menggunakan ambulans, sementara polisi setempat yang mendapat laporan mengenai ledakan tersebut langsung merapat di TKP. Pengamanan dengan radius 7 mil dari lokasi peledakan diterapkan oleh pihak kepolisian guna mengumpulkan bukti serta mencari apabila masih ada bom di sekitar lokasi.

Berdasarkan data yang dilansir dari laman thesun.co.uk, pihak kepolisian menemukan bom tersebut memang sengaja ditanam di pinggir jalan, dan meledak ketika bus melewati jalan tersebut. Dugaan sementara, pelaku berada di sekitar lokasi ketika bom meledak. Imbas dari bom ini bukan hanya dirasakan oleh klub Dortmund, tapi juga oleh pengguna jalan lainnya. Para pengguna jalan terpaksa memutar kendaraannya untuk mencari jalan lain karena beberapa ruas jalan di Dortmund ditutup karena polisi tengah mengumpulkan bukti guna mengusut kasus ini. ini berdampak pada kemacetan di luar sterile area.

Penemuan polisi berlanjut di hotel L’Arrivvee, dimana terdapat 4 perangkat aktif yang ditemukan setelah ledakan terjadi. Perangkat tersebut disinyalir memiliki keterkaitan dengan ledakan tersebut, namun perangkat itu tidak berbahaya. Lebih lanjut, polisi menemukan sepucuk surat yang mengaku bertanggung jawab atas peledakan tersebut. Dugaan sementara, bom tersebut berupa bom tabung.

Leave a Reply