CEO Korean Airlines Mendapat Kecamanan dari Warganet dan Serikat Pekerja, Ternyata Ini Alasannya!

Pesawat Korea Airlines (skift.com)

Maskapai plat merah dari Korea Selatan, Korean Airlines belum lama ini dikabarkan melakukan tindakan disiplin yang berlebih dengan menurunkan pangkat seorang kepala awak kabin dan memberikan hukuman pada seorang pramugarinya. Akibat tindakan disiplin yang berlebih ini, Chief Executive Officer Korean Airlines, Cho Yang-ho dikecam oleh serikat pelanggan dan pekerja.

Baca juga: Tekan Delayed Baggage Rate, Siemens Pasok Sistem Penanganan Bagasi di Bandara Incheon

KabarPenumpang.com melansir dari laman asiaone.com (25/5/2018), kecaman ini berawal dari penumpang yang mengunggah di Blind sebuah situs anonim tentang makanan pesawat yang tidak ada kari ayamnya. Unggahan yang tidak diketahui pemiliknya tersebut beredar di media sosial dan menjadi viral.

Orang yang tidak dikenal tersebut mengkritik pramugari maskapai itu karena membagikan makanan hanya nasi saja tanpa hidangan utama yakni kari ayam. Penumpang tersebut mengaku telah menunggu pramugari untuk kembali membawakan kari ayam tetapi tidak pernah diberikan.

foto viral makanan Korean Airlines tapa kari ayam (asiaone.com)

Insiden itu membuat kepala awak kabin meminta maaf atas kesalahan pramugarinya dan meminta penumpang tersebut mencoba mengerti akan hal itu. Meskipun permintaan maaf sudah dikatakan, namun penumpang itu justru mengunggah ke situs pelayanan pelanggan flag carrier pada tanggal yang tidak diketahui.

Unggahan keluhan tersebut kemudian menarik perhatian presiden Korean Airlines, Cho Yang-ho (69 tahun) yang meninggalkan komentar di unggahan tersebut dan memerintahkan untuk melakukan tindakan disipliner pada dua karyawan setelah unggahan foto itu viral.

Karena insiden ini, kepala awak kabin diturunkan menjadi pramugari biasa dan pramugari tersebut juga mendapati hukuman. Kabar penurunan pangkat ini kemudian menyebar di komunitas media sosial dan memicu reaksi dari pelanggan serta serikat pekerja maskapai tersebut.

Beberapa warganet mengatakan, seharusnya penumpang tersebut bisa bertanya sebelumnya terkait masalah hidangan tanpa harus menimbulkan masalah. Sedangkan warganet lainnya mengatakan bahwa tindakan disipliner yang diterapkan Korean Airlines sangatlah berlebihan.

Baca juga: Khusus ke Pulau Jeju, Bertandang ke Korea Selatan Memang Tak Perlu Visa

Sebelumnya pada 2014 lalu, Cho Hyun-ah anak dari Cho Yang-ho menjadi sorotan media. Ini terjadi setelah dirinya meminta seorang pramugari Korean Airlines di kabin kelas utama diturunkan dari pesawat karena tidak menyuguhkan kacang di atas piring.

Insiden ini meyebabkan pesawat yang berangkat dari New York menuju Incheon tersebut tertunda sekitar 20 menit. Tak hanya itu, Cho Hyun-ah sendiri diadili dan dihukum penjara selama satu tahun. Namun kini dirinya telah menjadi pimpinan hotel milik maskapai tersebut.