Ceroboh, Pramugari Ini Jatuh ke Tarmak dan Alami Patah Tulang

Sumber: istimewa

Kelalaian dalam bertugas dapat berakibat fatal bagi siapa saja yang mengalaminya, seperti seorang pramugari yang terjatuh dari Boeing 737 ketika pesawat tersebut tengah berada di sebuah bandara di Cina, Sabtu (11/11/2017) kemarin. Kejadian yang terekam kamera CCTV ini diunggah ke sosial media Weibo dan sontak ramai diperbincangkan netizen dari berbagai penjuru dunia. Diketahui, praugari tersebut mengalami luka yang cukup serius.

Baca Juga: Berakibat Fatal, Pintu Pesawat Terbuka (Lepas) Saat Mengudara

Sebagaimana yang dilansir KabarPenumpang.com dari berbagai sumber, pramugari dari maskapai Xiamen Air ketika maskapai tersebut tengah transit di bandara Zhengzhou di provinsi Henan. Diketahui, pramugari tersebut tengah menyiapkan makanan dan hendak membawanya ke dalam pesawat sebelum ia kehilangan pijakan dan jatuh melalui pintu kabin yang masih terhubung dengan garbarata. Dalam rekaman CCTV tersebut juga tampak gerobak makanan yang ikut terjatuh.

Pramugari yang tidak disebutkan namanya tersebut mengalami patah tulang dada. Ia langsung dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan tindakan medis. Dokter yang menangani pramugari tersebut menyebutkan tidak ada luka yang cukup serius, namun sang pasien harus tetap masuk ke ruang operasi untuk dipasangkan pin pada bagian tulang yang patah. Sementara itu, pihak maskapai Xiamen Air mengaku tengah menyelidiki insiden yang mereka sebut sebagai sebuah kecelakaan ini.

Hadirnya pemberitaan ini di media tentu mengingatkan kita pada kejadian yang hampir serupa yang terjadi pada akhir Oktober lalu. Seorang pramugari dari maskapai China Eastern Airlines menderita luka pada beberapa bagian tubuhnya dan patah tulang setelah ia jatuh dari ketinggian 9 kaki atau setara dengan 2,7 meter.

Baca Juga: Tanggalkan Pakaian Sebelum Mengudara, Pria Ini Tunda Keberangkatan Pesawat

Disinyalir, pramugari tersebut jatuh ketika pesawat hendak lepas landas dari Bandara Internasional Shenzhen Bao’an, Cina. Beberapa sumber menyebutkan bahwa si pramugari berada dalam kondisi yang tidak siap untuk lepas landas, sehingga ia terpental menuju pintu kabin yang belum tertutup secara sempurna tersebut.

Ia langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Akibatnya, maskapai  China Eastern Airlines tersebut mengalami keterlambatan pemberangkatan hingga dua jam lamanya.