Gagal Saat Uji Terbang, Hybrid Air Vehicle Tidak Gentar Komersialkan Airlander 10

Sumber: newatlas.com

Setelah sempat gagal di uji penerbangan perdananya pada Agustus 2016, Hybrid Air Vehicles (HAV) seolah tiada henti untuk terus mengembangkan hybrid airship Airlander 10. Dalam rentang tiga tahun ke belakang, perusahaan ini enggan berhenti untuk mewujudkan mimpi: Menerbangkan Airlander 10 secara komersial. Namun kendala demi kendala terus hadir dan pada akhirnya HAV memutuskan untuk tidak membuat model baru dari pesawat yang memiliki bentuk seperti zeppelin ini dalam waktu dekat – namun tetap berupaya untuk menerbangkannya secara komersial.

Baca Juga: Balon Udara, Teror Si Bulat Warna-Warni Untuk Dunia Aviasi

Pada awalnya, HAV telah mendapatkan persetujuan dari Civil Aviation Authority (CAA) untuk mengembangkan pesawat jenis ini dan diharapkan Airlander 10 ini dapat mengudara secara komersial pada awal tahun 2020 mendatang.

“Fokus kami sekarang adalah untuk sepenuhnya membawa batch pertama dari pesawat Airlander 10 type-certified (yang sudah tersertifikasi) dan berstandar produksi ke dalam layanan dengan pelanggan,” ungkap Stephen McGlennan, kepala eksekutif HAV, dikutip KabarPenumpang.com dari laman theguardian.com (13/1/2019).

“Prototipe akan bertugas untuk sebagai pesawat hybrid ukuran penuh pertama di dunia, memberikan data yang kami butuhkan untuk bergerak maju dari prototipe ke standar produksi. Dan pada akhirnya, kami tidak berencana untuk menerbangkan pesawat prototipe lagi,” tandasnya.

Kurang lebih, prototipe dari Airlander 10 ini telah melakukan uji penerbangan sebanyak enam kali, dimana beberapa diantaranya berakhir dengan sebuah bencana. Kendati begitu, perusahaan tetap optimis pada pendiriannya untuk tidak mengganti model dari pesawat ini dan malah mengatakan bahwa mereka telah merampungkan final testing dan mengantongi sejumlah data penting yang akan menunjang pengoperasiannya di masa yang akan datang.

Tercatat, ada dua kecelakaan yang membayangi uji penerbangan dari Airlander 10 ini, dan terhitung sejak kecelakaan terakhir yang terjadi pada tahun 2017 silam, ada banyak pihak yang menentang kehadiran dari Airlander 10 ini sebagai pesawat komersial di masa yang akan datang dengan dilatarbelakangi oleh masalah keselamatan.

Baca Juga: Meski Khusus Internal Perusahaan, Boeing Tepati Janji Perlihatkan 777-9

Namun perusahaan akan bersikukuh untuk tetap mempertahankan model yang lama dan menjamin bahwa versi prototipe akan sangat berbeda dengan versi produksi massal kelak – tentu saja sudah disempurnakan dengan data yang mereka dapatkan dari enam uji penerbangan sebelumnya.

“Banyak orang yang menanyakan di luar sana: Akankah Airlander mengudara lagi? Jawaban saya sederhana, Airlander siap didistribusikan kepada para pelanggan di seluruh dunia,” tutur Stephen McGlennan.