Gara-Gara Vodka, Penumpang Mabuk Hina Awak Kabin dengan Sebutan “Pedofil”

(Daily Mail)

Seorang penumpang pria berteriak dan menghina awak kabin pedofil. Penumpang ini diduga mabuk setelah menenggak sebotol vodka di dalam toilet pesawat sebuah penerbangan yang dibelinya di toko bebas bea. Insiden ini sendiri terjadi dalam penerbangan maskapai Qantas yang berangkat dari Melbourne menuju Singapura dan terekam dalam video seorang penumpang.

Baca juga: Gara-Gara Penumpang Mabuk, Pesawat Scoot TR7 Mendarat Darurat di Sydney

KabarPenumpang.com melansir dari laman independent.co.uk (19/3/2019), pria itu bernama Henry yang awalnya terlihat berdiri di lorong kabin dan meneriaki awak kabin serta penumpang lain berusaha memeganginya dari belakang. Dia kemudian diamankan agar duduk dan ditahan oleh sabuk pengaman sambil terus secara verbal menghina awak kabin.

“Orang-orang seperti kamu adalah pedofil, jadi kamu tidak bisa memberitahuku bagaimana harus bersikap. Saya tidak ilegal,” ujar Henry.

Tak hanya menghina, pengakuan penumpang lain, Henry sempat meninju punggung awak kabin dan hinaanya sangat tidak sopan serta mengecewakan sebagai seorang penumpang. Untungnya awak kabin Qantas bisa menangani insiden yang mengkhawatirkan tersebut dan penumpang memujinya.

“Penumpang itu ditahan oleh kru dan bertemu dengan pihak berwenang setempat setibanya di Singapura. Kami mengambil pendekatan tanpa toleransi terhadap perilaku anti-sosial di atas kapal dan kami berterima kasih kepada kru kami atas profesionalisme mereka dalam mengelola situasi,” ujar juru bicara Qantas.

Insiden itu terjadi setelah diumumkan bahwa maskapai penerbangan menindak konsumsi alkohol di pesawat dengan melarang penumpang minum bir, wine (anggur) dan minuman keras apa pun yang dibeli secara bebas bea. Aturan ketat datang saat maskapai berusaha mengurangi insiden kemarahan di udara.

Di bawah langkah-langkah baru, alkohol apa pun yang dibeli di bandara bebas bea perlu dikemas ke dalam kantong plastik tertutup. Tas khusus ini dicap dengan instruksi: “Jangan buka pembelian alkohol sampai tujuan akhir Anda.”

Penumpang pesawat tidak akan dapat membukanya, karena hanya gunting atau pisau yang dapat memotong, yang keduanya dilarang dari tas tangan. Peraturan ini sedang dilaksanakan oleh World Duty Free, yang merupakan satu-satunya penyedia toko bebas bea di sebagian besar bandara UK, termasuk Heathrow, Gatwick, Stansted, Manchester dan Birmingham.

Baca juga: Tangkal Masuknya Penumpang Mabuk, Inggris Perketat Peredaran Alkohol di Bandara

Ini adalah pertama kalinya penumpang secara aktif dilarang minum alkohol yang dibeli secara bebas bea. Namun, maskapai sebelumnya telah menyarankan penumpang untuk tidak minum minuman keras yang dibeli di bandara.