Google Gelontorkan Dana Fantastis Ke Gojek, Rp16 Triliun!

Sumber: sindikat.co.id

Sebagai salah satu pionir penyedia jasa layanan transportasi berbasis aplikasi, nama Gojek di Indonesia tentu sudah santer terdengar. Dari mulai pemberitaan soal penolakan yang terjadi di sejumlah wilayah, hingga yang paling baru adalah mendapat suntikan dana segar dari perusahaan mesin pencari nomor wahid sejagad, Google. Tak ayal, pendanaan berjumlah triliunan rupiah tersebut akan dipergunakan sebaik-baiknya untuk mengembangkan bisnis yang dikembangkan oleh Nadiem Makarim ini.

Baca Juga: Ini Dia Alasan Ojek Online Belum “Naik Kelas”

Sebagaimana yang dihimpun KabarPenumpang.com dari berbagai laman sumber, tidak tanggung-tanggung, Google menggelontorkan dana senilai US$1,2 miliar atau setara dengan Rp16 triliun kurs sekarang. Dengan begitu, Google berhasil mengalahkan nilai investasi yang sebelumnya ditanamkan oleh Tencent Holdings Ltd., perusahaan konglomerat asal Negeri Tirai Bambu, senilai US$150 juta atau yang setara dengan Rp2 triliun berdasarkan kurs saat ini.chi

Dengan pendanaan fantastis dari Google, Gojek seolah memiliki amunisi baru untuk kembali bersaing di dalam industri penyedia jasa layanan transportasi berbasis aplikasi, menghadapi dua seteru abadinya, Grab dan Uber. Pasalnya, Indonesia merupakan negara di kawasan Asia Tenggara dengan penduduk terbanyak, sehingga Google menilai bahwa Tanah Air ke depannya akan menjadi pasar yang sangat potensial untuk kelas bisnis seperti yang dijalankan oleh Gojek.

Tidak hanya Google, investor asal Singapura, Temasek Holdings, KKR & Co, Warburg Pincus LLC dan platform online asal Cina Meituan-Dianping pun akan berpartisipasi dalam suntikan dana tersebut. Kabarnya rencana pendanaan ini sudah dibuka sejak tahun lalu dan rencananya akan rampung dalam beberapa pekan mendatang.

“Investasi Google akan membuka ruang bisnis baru bagi Gojek,” ujar salah seorang sumber, dikutip dari laman cnnindonesia.com (18/1/2018). Namun, masing-masing perusahaan tersebut belum mau membuka kartu as mengenai jumlah investasiyang mereka tanamkan.

Baca Juga: Soal Keputusan MA, Menhub Perjuangkan Nasib Taksi Online dalam 3 Bulan

Pada 17 Agusus 2017 kemarin, Gojek juga sempat mendapatkan kucuran dana investasi senilai Rp1,32 triliun dari platform e-commerce terkemuka asal Cina yang sekaligus rival terbesar Alibaba, JD.com. Walaupun di awal kemunculannya hingga kini Gojek masih menuai kontroversi di sejumlah daerah di Tanah Air, namun perusahaan yang mengawali karirnya sebagai penyedia ojek daring ini tetap melangkah maju hingga kini, Gojek sudah sukses melebarkan sayap dengan menyediakan jasa lainnya seperti GoCar, GoSend, GoFood, hingga GoClean.