Hari Ini, 79 Tahun Lalu, Pan Am Jadi Maskapai Pertama Keliling Dunia dengan Pesawat Komersial

0
Boeing 377 Stratocruiser milik Pan Am. Foto: Pinterest

Hari ini, 79 Tahun Lalu, bertepatan dengan Selasa, 6 Januari 1942, maskapai Pan American World Airways (Pan Am) mengukuhkan diri sebagai maskapai penerbangan pertama yang berhasil keliling dunia dengan pesawat komersial. Keberhasilan itu merupakan buah dari jerih payah maskapai dalam melebarkan sayap bisnisnya ke seluruh dunia sejak 1931.

Baca juga: Pan Am, Maskapai Pelopor Kelas Ekonomi Modern di Penerbangan Jarak Jauh

Sejak pertama kali didirikan pada 14 Maret 1927, salah satu pendiri maskapai fenomenal asal Amerika Serikat itu, Juan T. Trippe, bertekad mengantar orang-orang di seluruh dunia terbang kemanapun bersama Pan Am. Tentu dengan harga terjangkau. Sebab, saat itu, penerbangan masih tabu karena hanya orang-orang berkocek tebal saja yang mampu membeli tiket.

Gebrakan pertama Trippe bersama Pan Am terjadi setelah berhasil melobi United Aircraft and Transport Corporation (UATC) -dahulu perusahaan induk Boeing, Praat & Whitney, dan United Airlines- untuk mendapatkan pasar penerbangan antara Meksiko-AS.

Seiring berjalannya waktu, Pan Am terus terbang ke berbagai negara, mulai dari Inggris dan Perancis pada tahun 1937, sebagai awal mula dominasi maskapai di Eropa, kemudian terbang ke Hong Kong, Auckland (Selandia Baru), Manila (Filipina), Cina, Afrika Barat, hingga Iran, menggunakan berbagai pesawat dengan seri Clipper 1-28, seperti Consolidated Commodore, Sikorsky S-38, S-40, S-42, hingga Boeing 307 Stratoliner.

Setelah terbang lintas negara dan benua sejak 1931, Pan Am pun akhirnya resmi menjadi maskapai pertama yang keliling dunia dengan metode Sirkumnavigasi Bumi menggunakan pesawat komersial. Disebut menggunakan pesawat komersial, sebab Sirkumnavigasi Bumi pertama sudah terjadi lama sebelum Pan Am berdiri.

Sirkumnavigasi Bumi atau keliling bumi pertama yang diketahui adalah ekspedisi Magellan-Elcano, yang berlayar dari Sevilla, Spanyol pada 1519 dan kembali pada 1522, setelah melintasi samudera-samudera Atlantik, Pasifik, dan Hindia.

Dikutip dari deltamuseum.org, setelah pamornya cepat meningkat, Pan Am sempat berada di masa-masa sulit saat krisis minyak dunia pada 1970an, dan kembali bangkit setelahnya, maskapai paling ikonik dalam sejarah penerbangan AS ini akhirnya harus stop operasi pada 4 Desember 1991. Sebelum stop operasi, aset-aset Pan Am, seperti Boeing 707 dan 720, Boeing 727 (menggantikan Boeing 720), Douglas DC-8, Boeing 747 dan 747SP, Airbus A300 dan A310 serta Lockheed L-1011 TriStar, diperebutkan berbagai pihak.

Selain itu, aset berupa hak pengoperasian rute transatlantik-nya juga dilelang dan berhasil direbut oleh Delta Airlines. Jadi, meskipun Pan Am sudah tak ada lagi dan sepenuhnya bangkrut, namun, peninggalannya masih abadi dan terus dilanjutkan oleh Delta Airlines.

Baca juga: Throwback, Boeing 707 Pan Am 812 Jatuh di Bali, Tim SAR Butuh 3 Hari Menjangkau Lokasi

Selain menjadi maskapai pertama yang berhasil keliling dunia dengan pesawat komersial setelah 11 tahun terbang ke berbagai negara, di tahun yang sama, Pan Am juga mencatatkan diri sebagai maskapai pertama di dunia yang menjajaki penerbangan internasional dengan pesawat kargo semua.

Tak cukup sampai di situ, Pan Am juga mencatatkan sederet rekor serba pertama lainnya, mulai dari maskapai pertama yang mengoperasikan layanan keliling dunia berjadwal, maskapai penerbangan pertama yang mengembangkan sistem reservasi komputer global, bernama PANAMAC, maskapai pertama yang menyampaikan pesan dalam penerbangan melalui satelit, dan masih banyak lainnya. Untuk lebih lengkap, silahkan klik di sini.