Friday, January 2, 2026
HomeBandaraHubungkan Terminal 2 dan T5, Proyek Terowong Bawah Tanah Bandara Changi Singapura...

Hubungkan Terminal 2 dan T5, Proyek Terowong Bawah Tanah Bandara Changi Singapura Rampung

Proyek ambisius perluasan Bandara Changi Singapura kembali mencatatkan tonggak sejarah penting. Changi Airport Group (CAG) baru saja mengumumkan penyelesaian konstruksi utama terowong bawah tanah sepanjang 1,7 kilometer yang menghubungkan Terminal 2 (T2) dengan Terminal 5 (T5) yang akan datang.

Penyelesaian infrastruktur ini memastikan bahwa Bandara Changi akan tetap beroperasi sebagai satu ekosistem bandara yang terintegrasi penuh, meskipun skalanya terus membesar.

Rekor Terowong Terbesar di Singapura
Dalam proyek ini, terdapat tiga terowong utama yang dibangun tepat di bawah salah satu landasan pacu (runway) aktif. Yang menarik, terowong khusus penanganan bagasi dalam proyek ini memiliki diameter penggalian sebesar 12,3 meter, menjadikannya terowong bor terbesar di Singapura pada saat pembangunannya.

Tiga terowong tersebut memiliki fungsi spesifik:
Dua Terowong Penumpang: Akan menampung sistem automated people mover (mirip Skytrain saat ini) untuk mengangkut penumpang antar terminal.

Satu Terowong Bagasi: Dilengkapi dengan sistem penanganan bagasi otomatis berkapasitas tinggi.

Sistem transportasi di terowong ini dirancang untuk kecepatan dan kenyamanan. Nantinya, akan ada armada kereta otomatis yang menghubungkan T2 dan T5 dengan waktu tempuh hanya sekitar empat menit. Setiap kereta mampu menampung hingga 96 penumpang beserta tas mereka.

Untuk sektor logistik, sistem bagasi di terowong ini diprediksi mampu menangani hingga 3.000 tas per jam. Saat ini, terowong tersebut bahkan sudah dimanfaatkan secara cerdas dengan pemasangan ban berjalan (conveyor belt) untuk mengangkut tanah galian dari T2 ke T5 guna menghindari kemacetan truk di area operasional bandara.

Dr. Wen Dazhi, Senior Vice President Changi East Construction, menjelaskan bahwa tantangan terbesar proyek ini adalah melakukan pengeboran di bawah jalur taksi (taxiway) pesawat yang sedang aktif. Tim teknis harus memastikan gangguan permukaan yang minimal agar operasional penerbangan harian di Bandara Changi tidak terganggu sama sekali.

Menuju Terminal 5 di Tahun 2030-an
Terminal 5, yang baru saja memulai peletakan batu pertama (groundbreaking) pada Mei lalu, dijadwalkan rampung pada pertengahan 2030-an. T5 diprediksi akan menambah kapasitas Bandara Changi hingga 50 juta penumpang per tahun.

Selain terhubung dengan terminal lama, T5 juga akan menjadi pusat transportasi darat yang terintegrasi dengan stasiun MRT baru yang menghubungkan jalur Thomson-East Coast Line dan Cross Island Line, memudahkan akses langsung dari bandara menuju pusat kota Singapura seperti Orchard dan Marina Bay.

Layanan Imigrasi di Bandara Changi Sabet Peringkat Terbaik di Dunia

S

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Yang Terbaru