Imbas Pembatalan Sejumlah Perjalanan KA Jarak Jauh, 3624 Calon Penumpang Pilih Batalkan Tiket

0

Sebanyak 19 perjalanan kereta api (KA) jarak jauh dari Daerah Operasional (Daop) 1 Jakarta dibatalkan oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI). Pembatalan tersebut dilakukan oleh KAI untuk mencegah dan meminimalisir virus corona (Covid-19) yang tengah merebak saat ini.

Baca juga: Area Dekat Pintu Kereta Komuter, Jadi Lokasi Potensi Terbesar Penularan Virus Corona

Pembatalan dan pengurangan perjalanan tersebut terjadi di dua Stasiun besar yang ada di Jakarta yakni Stasiun Gambir dan Stasiun Pasar Senen. Kepala Humas Daop 1 Eva Chairunisa mengatakan, ini diberlakukan mulai pada Senin (23/3/2020) kemarin.

“Perjalanan KA dari Gambir dan Pasar Senen mengalami penyesuaian berupa pengurangan operasional KA. KA yang mengalami pembatalan operasional merupakan pemberangkatan jadwal yang memiliki jarak berdekatan dengan daerah tujuan yang sama sehingga calon penumpang memiliki pilihan jadwal KA lain jika memang harus tetap melakukan perjalanan tersebut dan akan dibantu oleh petugas untuk proses pengalihan jadwal keberangkatan,” kata Eva melalui siaran pers yang diterima, Senin (23/3/2020).

Adanya penguranagn dan pembatalan jadwal perjalanan kereta api, dikatakan Eva dampaknya adalah ribuan calon penumpang tidak jadi berangkat dan memilih untuk mebatalkan tiket pesanan mereka. Eva menyebutkan ada 3624 calon penumpang yang memilih tidak dialihkan dan membatalkan tiket mereka dengan rincian 626 calon penumpang dari Stasiun Pasar Senen dan 3028 dari Stasiun Gambir.

“Sebelumnya kita melalui layanan pelanggan PT KAI Daop 1 Jakarta juga sudah memberikan informasi langsung kepada calon penumpang yang terdampak pada jadwal KA yang dibatalkan. Ada 3624 calon penumpang yang memilih tidak mengalihkan perjalanannya dan membatalkan tiket mereka,” jelas Eva.

Eva menjelaskan, bagi penumpang yang memiliki tiket perjalanan KA dari 23 Maret – 1 April 2020 dan ingin tetap berangkat namun terkena pembatalan, maka akan dialihkan ke jadwal KA lainnya. Calon penumpang yang dialihkan ke KA lain dan mendapat kelas yang sama atau lebih tinggi, tidak akan dikenakan penambahan bea.

Sebaliknya jika dialihkan dan mendapatkan kelas yang lebih rendah, maka KAI akan memberikan bea pengembalian di stasiun kedatangan atau batas waktu pengembalian tiga hari dari tanggal tiket. Dia menambahkan, bila calon penumpang tak ingin berangkat dan membatalkan tiketnya, maka KAI akan memberlakukan bea pengembalian penuh sebesar 100 persen secara tunia.

“Kita kembalikan 100 persen secara tunai. Calon penumpang bisa melakukan pembatalan di stasiun keberangkatan atau stasiun lainnya,” tambah Eva yang dihubungi KabarPenumpang.com, Selasa (24/3/2020).

Eva menambahkan kebijakan pengurangan jadwal perjalanan ini akan terus dievaluasi sesuai dengan perkembangan dan situasi di lapangan. Namun ketika ditanya kerugian, Eva tidak menjawab apapun.

“Baiknya kita tidak membicarakan kerugian dulu, yang terpenting saat ini kita mengedepankan pelayanan dan melakukan berbagai upaya dari sisi transportasi untuk mendukung pemerintah mempercepat pencegahan dan mengurangi penyebaran virus corona,” jelasnya.

Baca juga: Cegah Penyebaran Virus Corona, Pembatasan Transportasi Publik Dilakukan Banyak Negara

Berikut Jadwal KA yang mengalami pembatalan perjalanan.
1. KA 42 Argo Parahyangan (Gambir – Kiaracondong) keberangkatan 10.45 WIB, batal tanggal 23-31 Maret 2020.
2. PLB7002A Argo Parahyangan (Gambir – Bandung) keberangkatan 19.45 WIB, batal tanggal 23-31 Maret 2020.
3. KA 52 Argo Parahyangan (Gambir – Bandung) keberangkatan 22.55 WIB, batal tanggal 23-31 Maret 2020.
4. KA 66F Argo Parahyangan (Gambir – Bandung) keberangkatan 00.40 WIB, batal tanggal 28-30 Maret 2020.
5. KA 56 Argo Parahyangan (Gambir-Bandung) keberangkatan 07.10 WIB, batal tanggal 26-31 Maret 2020.
6. KA 20 Argo Cheribon (Gambir-Cirebon) keberangkatan 11.10 WIB, batal tanggal 23-31 Maret 2020.
7. KA 22 Argo Cheribon (Gambir-Cirebon) keberangkatan 22.30 WIB, batal tanggal 23-31 Maret 2020.
8. KA 28 Argo Cheribon (Gambir-Cirebon) keberangkatan 06.05 WIB, batal tanggal 23-31 Maret 2020.
9. KA 34 Argo Cheribon (Gambir-Cirebon) keberangkatan 07.30 WIB, batal tanggal 23-31 Maret 2020.
10. KA 84 Taksaka (Gambir-Yogyakarta) keberangkatan 09.30 WIB, batal tanggal 26-31 Maret 2020.
11. KA 86 Taksaka (Gambir-Yogyakarta) keberangkatan 21.30 WIB, batal tanggal 26-31 Maret 2020.
12. KA 146 Fajar UtamaYK (Pasarsenen-Yogyakarta) keberangkatan 07.20 WIB, batal tanggal 26 Maret-1 April 2020
13. KA 148 Senja Utama YK (Pasarsenen-Yogyakarta) keberangkatan 18.55 WIB, batal tanggal 26, 28, 30 dan 31 Maret 2020
14. KA 134 Gumarang (Pasarsenen-Surabaya Pasar Turi) keberangkatan 15.45 WIB, batal tanggal 26-31 Maret 2020.
15. KA 82 Sembrani (Gambir-Surabaya Pasar Turi) keberangkatan 19.00 WIB, batal tanggal 26-31 Maret 2020.
16. KA 78A Turangga (Gambir-Bandung) keberangkatan 14.00 WIB, batal tanggal 26 Maret – 1 April 2020.
17. KA 104B Mutiara Selatan (Gambir-Bandung) keberangkatan 17.10 WIB, batal tanggal 26 Maret-1 April 2020.
18. KA 2 Argo Wilis (Gambir-Bandung) keberangkatan 05.00 WIB, batal tanggal 26 Maret – 1 April 2020.
19. KA 108A Malabar (PasarSenen-Bandung) keberangkatan 16.10 WIB, batal tanggal 26 Maret – 1 April 2020.

Leave a Reply