Jepang Punya Taksi Khusus Ibu Hamil, Indonesia Punya Taksi Khusus Kaum Difabel!

0
Sumber: nextshark

Sudah menjadi hal yang lumrah ketika selama berkendara menggunakan transportasi umum seperti Bus TransJakarta atau Commuter Line Jabodetabek, kita harus mendahulukan tempat duduk kepada orang tua, penyandang disabilitas, dan ibu hamil. Mengingat kondisi fisiknya yang tidak memungkinkan untuk berdiri dalam waktu yang cukup lama, mereka masuk ke dalam kategori penumpang prioritas. Khusus untuk ibu hamil, ternyata ada lho jasa transportasi yang melayani ibu hamil!

Baca Juga: KA Ekonomi Premium “Wijayakusuma,” Dilengkapi Gerbong Untuk Difabel

Sebagaimana yang dikutip KabarPenumpang.com dari laman rocketnews24.com, ada taksi di Prefektur Iwate, Jepang yang menyediakan layanan khusus untuk ibu hamil. Bukan membantu bersalin, melainkan layanan ini membantu mengantar ibu hamil ke rumah sakit atau bidan, hingga mengantar ibu hamil yang berada dalam kondisi darurat seperti hendak melahirkan, pendarahan, atau masalah kehamilan lainnya. Di awal kemunculannya pada tahun 2012 silam, layanan ini sempat booming dan menjadi tren, khususnya di Prefektur Iwate.

Tidak hanya itu, para ibu  hamil di Tokyo juga dapat melakukan pra-pendaftaran untuk layanan persalinan khusus dengan beberapa perusahaan taksi paling populer di kota ini. Adapun cikal bakal layanan ini dinakhodai oleh perusahaan taksi terkemuka asal Tokyo, Nihon Kotsu Co., menggandeng para bidan untuk membagikan ilmunya kepada pengemudi taksi tentang persalinan dan bagaimana merawat ibu hamil dalam perjalanan ke rumah sakit.

Terbukti, lebih dari 20.000 pengemudi mendaftar pendidikan non-formal tersebut. Ini menunjukkan bahwa tingginya minat orang Jepang terhadap pelayanan pada ibu hamil. Hingga kini, sudah banyak pengemudi taksi biasa yang dapat memberikan pelayanan kepada ibu hamil. Lalu, bagaimana caranya para ibu hamil menggunakan layanan khusus ini? Para ibu hamil cukup mendaftarkan diri kepada perusahaan taksi terkait, dimana setelah itu, si penyedia jasa akan memprioritaskan layanannya. Layaknya kebanyakan taksi, layanan taksi khusus ibu hamil ini akan dikenakan biaya per-meter, dengan biaya pendaftaran di awal berkisar antara US$3,7 atau yang setara dengan Rp50.000 saja.

Sankyu Taxi

Kini, Nihon Kotsu Co. mulai memiliki saingan. Adalah perusahaan taksi lokal, Furusato Kotsu yang mengoperasikan taksi “Sankyu”, layanan yang hampir serupa dengan yang dimiliki Nihon Kotsu Co. Mungkin namanya terdengar mirip dengan ucapan terima kasih dalam bahasa Inggris, namun filosofi sebenarnya dari pengangkatan nama ini adalah penggabungan dari San (persalinan) dan Kyu (membantu/menyelamatkan). Jadi, sudah jelas Taksi Sankyu ini dikhususkan untuk siapa dan tujuan apa.

Tidak hanya pengemudinya saja yang diberikan pembelajaran, modanya pun didandani sedemikian rupa sehingga kapanpun situasi darurat kehamilan terjadi, sang pengemudi dapat memberikan pertolongan pertamanya langsung dari dalam mobil. Handuk dan sprei tahan air merupakan gear wajib yang tidak pernah absen dari bangku penumpang.

Sumber: detik

Jika layanan ini hadir di Indonesia, nampaknya tidak akan ada kasus terpaksa melahirkan di sarana transportasi, dengan segala keterbatasan orang-orang yang ada di sekitarnya. Alih-alih memberikan layanan khusus untuk ibu hamil, salah satu perusahaan taksi terkemuka dalam negeri, Blue Bird malah membuat layanan yang memprioritaskan kaum difabel. Life Care Taxi, adalah layanan khusus yang disuguhkan oleh Blue Bird untuk memanjakan para penyandang disabilitas atau lansia.

Untuk modanya, tentu Blue Bird tidak menggunakan mobil jenis sedan sepeti kebanyakan taksi, melainkan Nissan Serena. Dikarenakan layanan ini termasuk dalam kategori istimewa, maka si penyedia modanya pun tidak mau setengah-setengah dalam menyanggupi permintaan Blue Bird. Nissan Serena yang digunakan sebagai armada layanan Life Care Taxi telah melewati tahap modifikasi pada bagian seat penumpang.

Baca Juga: Tangkal Pelecehan Seksual, Taksi dan Ojek Perempuan Bisa Jadi Solusi

Kursi penumpang diciptakan khusus untuk memudahkan akses naik-turun para penyandang disabilitas dan manula. Tidak hanya itu, penambahan kursi khusus di baris tengah sebelah kiri yang dapat naik-turun secara otomatis dengan digerakkan oleh tombol maupun remote. “Saat ini hanya di Nissan Serena yang sanggup dimodifikasi untuk mengakomodir kebutuhan kaum difabel atau manula,“ ungkap Presdir PT. Nissan Motor Indonesia, Steve Ardianto, dikutip dari sumber berbeda.

Adapun layanan istimewa dari Blue Bird ini diresmikan pada jaman DKI Jakarta berada di bawah kepemimpinan Jokowi – Basuki Tjahja Purnama (Ahok), tepatnya pada 10 September 2014.

Leave a Reply