Jilat Jemari dan Pegang Tiang Kereta Bawah Tanah, Pria ini Mendapat ‘Kutukan’ dari Netizen!

0

Tindakan menjijikkan dilakukan seorang penumpang di dalam kereta bawah tanah di tengah merebaknya virus corona di berbagai negara baru-baru ini. Pria tersebut kemudian menjadi viral setelah terekam dalam sebuah video. Padahal virus corona sendiri diketahui menular melalui cairan tubuh dan dapat hidup di permukaan di mana saja antara beberapa jam hingga beberapa hari.

Baca juga: Kereta Terakhir Selamatkan Wisatawan Asal Singapura dari Isolasi Coronavirus di Wuhan

Dilansir KabarPenumpang.com dari laman sumber thesun.co.uk (11/3/2020), dalam video tersebut pria ini terlihat memegang sebuah kaleng bir. Kemudian dia membuka maskernya dan menjilat jari-jari tangan dan memegang tiang yang ada di depan dirinya.

Pria tersebut mengusap-usap tangannya pada tiang pegangan di gerbong kereta bawah tanah. Karena videonya tersebar, pria itu ditangkap pihak kepolisian Belgia pada Sabtu (14/3/2020) kemarin.

Postingan video perlakuan menjijikkan tersebut diunggah ke twitter oleh akun @Soufoff dengan caption, “[Lihatlah orang ini] yang pasti terkontaminasi dengan virus corona melakukannya di transportasi umum! Jangan menyentuh tiang penyangga lagi! ”

Otoritas transportasi Belgia, Societe des Transports Intercommunaux de Bruxelles (STIB-MBIV) yang menjalankan metro Brussel mengatakan, saat pria tersebut melakukan tindakan menjijikkan itu, dia tengah dalam kondisi mabuk. Mereka juga men-tweet bahwa Metronya dibersihkan setiap hari.

“Kereta bawah tanah kami ditarik dari layanan untuk didesinfeksi dan kami membersihkannya setiap hari,” ujar BITC dalam tweetnya.

Melihat video ini, banyak warganet yang marah dengan perilaku pria tersebut. Para warganet merekomendasikan hukuman pidana karena virus corona sudah mulai menyebar lokal di Belgia. Belgia saat ini memiliki 314 kasus dan satu kematian akibat virus corona.

Baca juga: Area Dekat Pintu Kereta Komuter, Jadi Lokasi Potensi Terbesar Penularan Virus Corona

Sedangkan di Inggris hingga saat ini sudah mengumumkan ada 456 kasus dan enam kematian. World Health Organization (WHO) menyarankan orang untuk tidak menyentuh wajah mereka dengan tangan yang tidak dicuci dan menjaga jarak setidaknya satu meter dengan orang yang sedang batuk atau bersin. Cara paling efektif untuk mencegah penyebaran penyakit ini adalah sering mencuci tangan dengan sabun dan air, setidaknya selama 20 detik, dan menggunakan gel pembersih tangan.

Leave a Reply