JR Shikoku Rilis Kereta Wisata Khusus di April 2018

(Wikimedia Commons)

JR Shikoku, perusahaan layanan kereta di Jepang akan memulai tur khusus pada April 2018 mendatang, perjalanan ini membuat pelancong merasakan keseruan lebih dari satu kereta wisata untuk berkeliling pulau Shikoku di Jepang Barat. Selain menikmati kereta, pelancong juga bisa menikmati fasilitas menginap di berbagai tempat dalam semalam.

Baca juga: Jepang Tawarkan Paket Wisata dengan Kereta Mewah Yang Ramah Dompet

KabarPenumpang.com merangkum dari laman asahi.com (29/12/2017), tur ini bernama Shifuku no Monogatari dan memungkinkan para pelancong mengunjungi tempat-tempat wisata di seluruh pulau sambil berganti kereta. Paket tur ini akan berubah tergantung musim saat perjalanan.

Dikarenakan, perjalanan kereta ini memiliki fasilitas akomodasi sepanjang rute tur di malam hari, program ini juga diharapkan bisa membantu merevitalisasi masyarakat setempat. JR Shikoku yang dijalankan oleh Shokoku Railway Co memulai operasi kereta wisata pertamanya yakni Iyonada Monogatari pada Juli 2014 lalu.

(Wikimedia Commons)

Sedangkan untuk kereta Shikoku Mannaka Sennen Monogatari dan kereta troli turis Shikoku Kochi Bakumatsu Ishingo melakukan debut mereka masing-masing pada bulan April dan September tahun ini. Kereta-kereta ini cukup populer, sebab hidangan yang disajikan dalam kereta adalah makanan khas setempat sembari menikmati pemandangan indah.

Diketahui, nama Shifuku berarti empat jenis kebahagiaan yang didapat dari empat musim. Pada musim semi dua versi tur akan ditawarkan yakni Sakura no Sho dengan perjalanan yang akan dimulai dari kuil Zentsuji dan kemudiaan menaiki Shikoku Mannaka Sennen Monogatari dan kemudian dilanjutkan dengan kereta api Shikoku Kochi Bakumatsi Ishingo.

Para pelancong yang merupakan peserta tur akan menyaksikan bunga sakura di Kebun Raya Makino Makuba Kochi pada malam hari dan bunga-bunga di kastil Ozu. Ada pula budaya tradisional dari daerah setempat dan menikmati makanan di restoran Meiji 1868.

Tak hanya itu, paket wisata lainnya pelancong bisa menciptakan produk seni lacquer dengan Yoshito Yamashita. Setelah melihat Shikoku Konpira Kabuki Oshibai bermain di teater Kyu Konpira Oshibai, juga dikenal sebagai Kanamaruza, para peserta akan mengikuti sebuah jalan di Sakawa, Prefektur Kochi, di mana samurai terkenal Sakamoto Ryoma (1836-1867) berjalan sekitar saat dia memisahkan diri.

Peserta dalam dua paket tur musim semi akan mengakhiri perjalanan mereka dengan wahana di Iyonada Monogatari. Di musim panas atau lambat, JR Shikoku berencana untuk mengatur tur ekstra sepanjang Jalur Yodo dan di Tokushima.

Operator kereta api lainnya juga telah membuat serangkaian tur kereta api yakni Kyushu Railway Co memperkenalkan Nanatsuboshi (Seven Stars) pada tahun 2013. Sedangkan East Japan Railway Co memulai pengoperasian Train Suite Shiki-Shima pada bulan Mei tahun ini.

Twilight Express Jepang Barat Mizukaze memulai debutnya di bulan Juni. Semua adalah kereta tidur mewah dan menarik banyak perhatian. Tur JR Shikoku yang baru saja diluncurkan tidak akan menggunakan kereta tidur mewah seperti itu.

Namun, paket tersebut diharapkan memiliki efek ekonomi yang menguntungkan di daerah-daerah di sepanjang jalur kereta api, karena para peserta perlu mengganti kereta di sepanjang jalan.

“Saya berharap penumpang, saat mengganti kereta, tetap berada di daerah terdekat dengan cara yang bisa menimbulkan efek riak pada masyarakat lokal,” kata Presiden JR Shikoku Shinji Hani.

Paket Sakura no Sho tiga hari, dua malam akan dimulai pada tanggal 1 April, sedangkan tur musim semi lainnya akan dimulai pada tanggal 11 April dan berlangsung selama empat hari tiga malam. Tuduhan untuk kamar dua orang masing-masing adalah 125.000 yen atau Rp14.975.727 dan 175.000 yen atau Rp20.966.017 per orang.

Baca juga: 10 Tips Menikmati Perjalanan dengan Kereta di Eropa

Harga termasuk tiket kereta api dan bus serta biaya hotel dan biaya makan selama tur berlangsung. JR Shikoku akan menerima pemesanan di loketnya di stasiun dan di situsnya di https://www.jr-eki.com antara 15 Desember dan 19 Januari. Setiap paket tur akan dibatasi hingga 24 peserta. Jika lebih banyak orang daripada kuota yang berlaku, peserta akan dipilih dengan undian.