Kebanjiran Pesanan, Boeing 737 MAX Toreh Sejarah Penjualan Pesawat Tercepat di Dunia

0
Sumber: wikipedia

Sebagai perusahaan manufaktur dirgantara papan atas, Boeing memiliki catatan penjualannya sendiri. Dari sekian banyak pesawat yang diproduksinya, terselip satu jenis pesawat yang tercatat sebagai pesawat dengan penjualan tercepat di dunia, yaitu jenis pesawat narrow body Boeing 737 MAX. Diketahui, pesawat jenis ini sudah diproduksi untuk memenuhi jumlah pesanan yang banyaknya melebihi angka 4.000 pesawat dari 92 pelanggan yang berbeda.

Baca Juga: Flydubai, LCC Yang Hadirkan Kenyamanan Kelas Bisnis di Boeing 737Max

Dihimpun KabarPenumpang.com dari laman bizjournals.com (20/11/2017), pesawat tipe MAX ini menggabungkan teknologi CFM International LEAP-1B Engine teranyar, pengaplikasian sayap berteknologi advanced, dan beberapa perbaikan minor dari seri sebelumya. Bisa disimpulkan, sejumlah operator penerbangan menilai pengaplikasian beberapa teknologi baru pada Boeing 737 MAX ini dirasa cocok dengan apa yang dibutuhkan oleh masing-masing armadanya.

Pihak Boeing sendiri kini tengah sibuk untuk menyelesaikan pesanan senilai $11 miliar atau setara dengan Rp14 triliun untuk 75 buah Boeing 737 MAX-nya. Di luar dari kesibukkannya belakangan ini, perusahaan yang berbasis di Chicago, Illinois, Amerika tersebut baru saja menyelesaikan pesanan dari Avolon, perusahaan penyewaan pesawat internasional  yang bermarkas di Dublin. Avolon diketahui memesan 55 pesawat Boeing 737 MAX 8s, dan 20 buah Boeing 737 MAX  10s, dengan pilihan 20 pesawat Boeing 737 MAX 8s sebagai tambahan.

Boeing 737 MAX 10 merupakan keluaran anyar yang baru saja diperkenalkan pada perhelatan Paris Airshow 2017 silam. Pesawat ini memiliki biaya seat-mile terendah di kelas pesawat single-aisle. Spesifikasi pesawat ini memperkuat kebutuhan Avolon yang melihat adanya peningkatan permintaan di segmen pesawat berbodi sempit.

“Hadirnya Boeing 737 MAX ini akan memperkuat komitmen Avolon untuk menyediakan pesawat terbang berteknologi tinggi yang efisien kepada konsumen di pasar,” kata Presiden dan CEO Boeing Commercial Airplanes, Kevin McAllister.

Tidak hanya Avolon, Boeing juga disinyalir baru saja meneken nota pembelian terhadap seri 737 MAX-nya dengan salah satu maskapai raksasa asal Timur Tengah, FlyDubai. Kerja sama dengan FlyDubai tersebut dilakukan beberapa hari sebelum Avolon melayangkan pesanannya kepada Boeing. Satu nama lain yang turut menggembungkan kas keuangan Boeing adalah Singapore Airlines, dengan jumlah pesanan senilai US$14 juta atau setara dengan Rp189 miliar.

Baca Juga: Lion Air Pesan 50 Unit Boeing 737 MAX 10 Senilai US$6,24 Miliar

“Dengan lebih dari 140 pesawat Boeing 737 MAX yang sekarang sudah menjadi bagian dari armada yang kita miliki, kami yakin bahwa tingkat efisiensi dan keandalan dari keluarga pesawat 737 MAX akan terus memungkinkan pelanggan kami untuk mengembangkan bisnis mereka secara menguntungkan selama beberapa tahun mendatang,” ungkap CEO Avolon, Dómhnal Slattery.

Leave a Reply