Palang pintu perlintasan 86 yang berlokasi di Jalan Ampera tersebut masih terus di awasi dan di jaga. Pemasangan palang pintu sementara ini merupakan langkah awal sebagai bentuk upaya peningkatan keselamatan perjalanan kereta api maupun pengguna jalan. PT Kereta Api Indonesia Persero (KAI) pun menegaskan bahwa aspek penjagaan menjadi faktor krusial dalam pengoperasian perlintasan sebidang.
Manager Humas KAI Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta, Franoto Wibowo menegaskan bahwa Apabila perlintasan JPL 86 di Jalan Ampera ini tidak dapat dijaga secara penuh selama 24 jam setiap hari, maka demi keselamatan bersama, KAI akan mengambil langkah tegas dengan melakukan penutupan perlintasan.
Pemasangan palang pintu sementara ini merupakan langkah awal dalam upaya meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api sekaligus melindungi pengguna jalan yang melintas di kawasan tersebut. Fasilitas yang dipasang saat ini masih bersifat sementara dan belum termasuk palang pintu perlintasan resmi sebagaimana standar operasional permanen.
Pemasangan palang pintu sementara ini juga telah melalui koordinasi dengan Dinas Perhubungan Kota Bekasi serta Kelurahan Duren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur. KAI pun akan terus berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan untuk mencari solusi permanen, seperti pembangunan flyover atau underpass guna mengurangi risiko kecelakaan di perlintasan sebidang.
Sambil menunggu solusi permanen, masyarakat diimbau untuk selalu mendahulukan perjalanan kereta api dan meningkatkan kewaspadaan ekstra. Pengendara diminta tetap berhenti sejenak serta memastikan situasi aman sebelum menyeberangi rel, baik di perlintasan yang terjaga maupun yang tidak terjaga.
KAI juga memberikan edukasi kepada masyarakat dan evaluasi berkelanjutan terhadap perlintasan yang memiliki potensi risiko tinggi. Franoto mengatakan upaya edukasi kepada masyarakat menjadi salah satu fokus utama, khususnya dalam meningkatkan disiplin berlalu lintas saat melintas di perlintasan sebidang.
Optimistis melalui kolaborasi yang berkelanjutan antara pemerintah, operator, dan masyarakat, keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan akan terus meningkat, terutama seiring dengan pengembangan infrastruktur dan peningkatan kesadaran kolektif terhadap pentingnya keselamatan di perlintasan sebidang.
KAI berkomitmen untuk terus meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api sebagai prioritas utama dalam operasional. Pun mengimbau masyarakat agar selalu waspada saat melintasi perlintasan, dengan berhenti sejenak dan memastikan kondisi aman sebelum melintas. Serta meminimalkan risiko kecelakaan di titik perlintasan tersebut sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat agar berhati-hati saat melintas di jalur kereta api.
Cegah Kecelakaan di Perlintasan Sebidang, Indian Railways Adopsi Teknologi Satelit
