Ketika Dunia Transportasi “Teracuni” Perkembangan Jaman

0
Ilustrasi Kendaraan Masa Depan

Roda inovasi seakan tidak pernah berhenti berputar, terbukti dengan banyaknya terobosan-terobosan baru yang menghantam beberapa aspek, salah satunya adalah transportasi. Beragam terobosan ini bukanlah tanpa bukti, contohnya adalah pengadaan taksi udara oleh Uber di Dallas yang rencananya akan beroperasi pada tahun 2020 mendatang. Ditambah dengan Waymo, mobil yang dapat membuka pintunya sendiri, Waymo sendiri sudah memesan sekitar 500 buah  Chrysler Pacifica untuk menunjang rencananya tersebut. Berikut, KabarPenumpang.com coba rangkum 5 perubahan yang terjadi dalam dunia transportasi akibat pengaruh dari perkembangan jaman.

Drone Pengantar Barang

Sumber: designboom.com
Sumber: designboom.com

Pada awal kemunculannya, drone dipergunakan untuk mengambil foto atau merekam kejadian melalui udara yang dikontrol menggunakan remot pengendali. Namun, seiring berjalannya waktu, penggunaan drone sudah mulai merambah bidang lain, seperti jasa pengantar barang. Ambil contoh di Swiss, dimana sebuah drone digunakan sebagai alat untuk mengantarkan hasil pemeriksaan laboratorium dari satu rumah sakit ke rumah sakit lainnya. Adapun tujuan dibalik pergeseran fungsi drone yang sesungguhnya adalah untuk menghemat waktu perjalanan, karena jalur darat yang sudah terlalu padat dan dikhawatirkan akan merubah struktur dari hasil pemeriksaan tersebut.

Mobil Bertenaga Baterai

Sumber: vox.com
Sumber: vox.com

Tidak bisa dipungkiri, mobil bertenaga baterai masih sangat langka di Indonesia mengingat mahalnya teknologi yang digunakan sehiingga membuat banderol dari mobil ini melambung tinggi. Padahal, penggunaan mobil seperti ini terbukti mengurangi tingkat polusi yang dihasilkan dibanding dengan mobil bertenaga bensin yang sehari-hari kita jumpai. Namun, berbeda dengan di Amerika, dimana sebuah perusahaan mobil bertenaga baterai ini sudah terjual sekitar 160.000 mobil sepanjang tahun 2016. Bahkan, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur otomotif, Tesla menargetkan akan melakukan penjualan satu juta mobil bertenaga baterai pada tahun 2020.

Hyperloop

Sumber: independent.co.uk
Sumber: independent.co.uk

Bayangkan oleh Anda sebuah kereta dapat melaju hingga menembus angka 1.300 km/jam pada kecepatan maksimum, ya, Hyperloop memang salah satu terobosan dalam dunia transportasi yang dipercaya akan membawa dampak besar di masa yang akan datang. Bermodalkan sebuah kereta berbentuk kapsul yang berada di dalam sebuah pipa raksasa yang seakan ditembakkan menuju lokasi tujuan, membuat pengalaman berkendara Anda menjadi berbeda. Hyperloop Transportation Technology (HTT) yang menjadi penyedia jasa layanan transportasi ini berencana untuk mengangkut 6 juta penumpang yang hendak bertolak dari San Francisco menuju Los Angeles setiap tahunnya. Apabila tidak meleset, Hyperloop akan mulai beroperasi pada tahun 2020 untuk mengangkut barang, dan 2021 untuk jasa pengantaran penumpang.

Moda Tanpa Awak

Sumber: vox.com
Sumber: vox.com

Mungkin ini adalah salah satu cerminan kendaraan masa depan, yaitu sebuah moda darat tanpa awak. Tercatat, beberapa perusahaan yang bergerak di bidang pelayanan jasa transportasi seperti Uber, Tesla, hingga Waymo milik Google sedang mematangkan konsep kendaraan nirawak tersebut. Bahkan, perusahaan manufaktur otomotif raksasa asal Amerika, Ford menyatakan pihaknya tengah mengembangkan konsep mobil tanpa setir yang direncanakan akan beroperasi pada tahun 2021 mendatang. Tidak mau kalah dengan saingannya, Audi mengatakan pada 2020 kelak, perusahaannya akan menerapkan sistem mobil tanpa awak pada semua hasil produksinya.

Robot Pengantar Makanan

Sumber: vox.com
Sumber: vox.com

Diantara semua perkembangan teknologi yang ada, robot pengantar makanan inilah yang sudah mulai diuji coba oleh sejumlah perusahaan yang memproduksinya. Setelah dilakukan beberapa uji coba, muncul pertanyaan yang sedikit membandingkan kinerja robot ini dengan drone pengantar hasil laboratorium yang sebagaimana sudah disebutkan di atas. Manakah yang lebih efektif, apakah robot yang menggunakan jalur darat, atau drone yang menggunakan jalur udara? Pertanyaan tersebut tentu belum bisa dijawab mengingat belum kondusifnya penggunaan dari kedua teknologi ini.

Leave a Reply